Pakde Karwo larang ASN foto selfie dengan calon kepala daerah

Rabu, 14 Februari 2018 14:08 Reporter : Moch. Andriansyah
Ketua DPD Demokrat Jawa Rimur Soekarwo. ©2017 merdeka.com/moch andriansyah

Merdeka.com - Pilkada serentak di Jawa Timur 2018 akan digelar 27 Juni mendatang. Besok, tanggal 15 Febuari, masa kampanye akan dimulai hingga 23 Juni. Untuk itu, Gubernur Jawa Timur Soekarwo kembali mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk bersikap netral. Bahkan melarang berswafoto atau selfie dengan para kandidat.

Imbauan ini didasarkan pada Surat Edaran (SE) Menteri Pendayagunaan Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Nomor B/71/M.SM.00.00/2017. Bahkan, untuk penegasan, Gubernur Soekarwo juga membuat SE khusus bagi ASN di lingkungan Pemprov Jawa Timur.

Pakde Karwo sapaan akrab Soekarwo-- mengatakan, setidaknya ada dua peraturan yang tercantum dalam SE tersebut, yaitu wajib menjaga netralitas dan tidak terbawa arus politik praktis pada Pilkada serentak yang digelar di 18 daerah di Jawa Timur, khususnya Pilgub.

"Satu harus netral. Kedua, saya juga sudah membuat edaran tentang hibah dan bansos (bantuan sosial)," terang Soekarwo di Surabaya, Rabu (14/2).

Terkait program hibah dan bansos, Soekarwo dengan tegas melarang penggunaan anggaran tersebut untuk sementara waktu hingga tahapan Pilkada serentak 2018 ini selesai dilaksanakan, khususnya saat masa kampanye.

"Penggunaan anggaran ini kami hentikan. Tidak boleh (digunakan) masa kampanye ini, semua hibah dan bansos mempengaruhi kenetralan terhadap kegiatan. Kita larang," tegas orang nomor satu di Jawa Timur ini.

Soekarwo juga melarang ASN termasuk TNI/Polri- berswafoto dengan para kandidat Pilkada serentak. Ini bertujuan untuk menjaga netralitas, meskipun para ASN ini memiliki hak politik (memilih). "Ya diatur, selfie saja tidak boleh," tandasnya. [bal]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini