OSO: Saya Tidak Akan Mundur dari Hanura

Rabu, 6 Februari 2019 16:29 Reporter : Mardani
OSO: Saya Tidak Akan Mundur dari Hanura Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang. ©2016 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak meloloskan Oesman Sapta Odang alias OSO dalam pencalonan anggota legislatif Dewan Pimpinan Daerah (DPD RI). Hal itu dilakukan meski OSO telah memenangkan gugatan di PTUN dan Bawaslu.

KPU menolak pencalonan OSO karena Mahkamah Konstitusi (MK) melarang pengurus partai politik maju sebagai calon anggota DPD RI.

Menanggapi hal itu, OSO tetap menyatakan tidak akan mundur dari pencalonan sebagai anggota DPD RI di Pemilu 2019. Dia juga menegaskan tak akan mundur dari posisi ketua umum Partai Hanura.

"Saya tidak akan mundur dari Hanura," ujarnya saat pidato dalam Rapat Koordinasi Bappilu, Badan Saksi Partai Hanura, di Hotel Royal Kuningan, Jakarta, Rabu (6/2).

Menurutnya, KPU sebagai lembaga negara harus bersikap independen dan adil. Dia menilai, Indonesia merupakan negara hukum seharusnya segala sesuatu harus dijalankan berdasarkan hukum yang berlaku.

"Negara kita ini negara hukum. Kita harus patuh kepada hukum," katanya.

Sebelumnya, merespons sikap KPU yang tetap tak memasukkan nama OSO dalam DCT DPD RI di Pemilu 2019, pengacara OSO, Herman Kadir melaporkan Ketua KPU Arief Budiman dan komisioner lainnya yaitu Hasyim Asyari, Ilham Saputra, dan Pramono Ubaid ke Polda Metro Jaya, Rabu (16/1).

Lalu penyidik Polda Metro Jaya telah memeriksa Ketua KPU Arief Budiman dan salah satu komisioner Pramono Ubaid terkait laporan tim kuasa hukum Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta pada Selasa (29/1).

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono mengatakan penyidik meminta keterangan dua pimpinan KPU guna mengklarifikasi laporan dari pelaporan kubu Oesman.

Reporter Magang: Ranti Yunidar [dan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini