Nurdin Halid sebut gara-gara Munas Ancol Golkar jadi terbelah

Kamis, 18 Juni 2015 13:30 Reporter : Muchlisa Choiriah
Nurdin Halid sebut gara-gara Munas Ancol Golkar jadi terbelah Prabowo dan Nurdin Halid. ©2014 Merdeka.com/Dharmawan Sutanto

Merdeka.com - Wakil Ketua Umum Golkar hasil Munas Bali Nurdin Halid mengatakan, pihaknya sangat rugi akibat lahirnya Munas Ancol yang diprakarsai Agung Laksono dkk. Nurdin menilai Munas Ancol cacat hukum.

"Munas yang digagas Agung Laksono ini cacat hukum. Dengan adanya Munas Ancol, partai Golkar terjadi konflik internal," kata Nurdin Halid saat memberikan kesaksian dalam sidang lanjutan kisruh kepengurusan Golkar di PN Jakarta Utara, Kamis (18/6).

Nurdin merasa sedih dengan adanya konflik ini. Selain itu, Nurdin merasa akibat konflik tersebut citra Partai Golkar terkesan menjadi hancur dan khawatir akan berakibat buruk terhadap hasil pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak Desember mendatang.

"Lima tahun lalu kepala daerah 59 persen berasal dari Golkar. Namun sekarang tidak menentu dan sampai saat ini belum bisa dipastikan Golkar ikut pilkada atau tidak. Ini akibat oknum," ujar Nurdin.

Nurdin juga memaparkan hasil PTUN dan putusan sela PN Jakarta Utara, yang mana kubu Agung tetap melakukan aktivitas politik yang memicu terjadinya konflik horizontal. Dengan melihat aktivitas tersebut Nurdin menuding kubu Agung nyata melawan hukum.

"Mereka menciptakan konflik horizontal, nyata melawan hukum. Musda di Bali diusir, itu menciptakan konflik, pengadilan sudah memerintahkan mereka tidak melakukan aktivitas, ini manusia tidak taat hukum yang mulia," beber dia

Bahkan, Nurdin menuding bahwa Agung Laksono tidak pernah memberikan mandat ke peserta Munas Ancol. "Tidak pernah hadir, dan tidak pernah memberikan mandat," tegasnya. [gil]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini