Nurdin Halid anggap wajar DPD I Golkar temui Jokowi

Rabu, 6 Desember 2017 14:35 Reporter : Rendi Perdana
rapat pleno golkar. ©2017 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Calon Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengajak beberapa perwakilan DPD I Partai Golkar bertemu dengan Presiden Joko Widodo. Pertemuan itu membicarakan soal kondisi internal Partai Golkar dan rencana musyawarah nasional luar biasa (Munaslub).

Ketua Harian DPP Partai Nurdin Halid menganggap wajar pertemuan itu. "Oh bukan berkonsultasi dengan Presiden. Tapi sebagai tokoh masyarakat di daerah maupun tokoh nasional, di mana Pak jokowi sebagai calon Presiden dari Partai Golkar, ya menyikapi situasi terkini," ujar Nurdin di Hotel Mulia, Jakarta, Rabu (6/12).

Nurdin melihat, pertemuan itu tidak diartikan campur tangan Presiden pada internal Partai Golkar. Bisa saja hanya sekadar berdialog.

"Tapi itu bukan kaitannya dengan dukung mendukung. Bisa saja silaturahmi, dialog apa pendapat sarannya, karena kalau Golkar goncang, negara goncang. Karena Golkar adalah parpol terbesar nomor dua. Jadi adalah sesuatu yang wajar ketika teman-teman dari daerah datang bersilaturahmi dengan Presiden," jelasnya.

Nurdin tidak melihat campur tangan Presiden di internal Golkar. Termasuk soal restu kepada calon ketua umum Partai Golkar yakni Airlangga Hartarto.

"Pak Airlangga minta izin karena beliau menteri, sebagai pembantu presiden. Itu namanya orang beretika itu pak Airlangga," ucapnya.

Disinggung soal nama calon ketua umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto salah satu yang cukup kuat. Sebab, dukungan DPD I Golkar sebagian besar mengarah ke Airlangga.

"Ya memang sebagian besar DPD I aspirasinya ke Pak Airlangga untuk maju."

Disinggung kemungkinan Nurdin untuk ikut maju sebagai calon ketua umum partai, dia tidak menjawabnya.

"Menurut kamu bagaimana? Saya maju atau tidak?" guraunya. [noe]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.