Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ngaku mulai dilirik parpol, Din Syamsuddin siap nyapres

Ngaku mulai dilirik parpol, Din Syamsuddin siap nyapres Din Syamsuddin temui utusan mesir. ©2013 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin mengaku mulai didekati sejumlah partai. Pada Pilpres 2014 mendatang, pria yang juga menjadi pengurus pusat Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini, mengisyaratkan kesiapannya sebagai calon presiden.

Namun, sebagai Ketua Umum PP Muhammadiyah, pria kelahiran Sumbawa Nusa Tenggara Barat itu, mengaku memiliki tanggung jawab sebagai kader sekaligus pemimpin. Karena itulah dia merasa perlu koordinasi dan konsultasi terlebih dahulu sebelum membuat keputusan menerima pinangan sejumlah partai yang mendekatinya itu.

"Kalau mendekati secara tidak resmi memang sudah ada. Ada beberapa partai. Bukan cuma satu atau dua partai politik saja, melainkan ada beberapa," aku Din Syamsuddin usai meresmikan pusat perdagangan untuk Usaha Kecil Menengah (UKM) di Surabaya, Sabtu (16/11).

Sayang, Din enggan menyebut sejumlah parpol yang telah mendekatinya jelang Pemilu 2014 itu. Dia beralasan kurang etis kalau terburu-buru mengklaim ketertarikan partai untuk meminangnya itu, masih sebatas pendekatan secara lisan. "Kan masih sebatas lisan, belum secara resmi. Kalau yang seperti itu (resmi) belum ada satu pun partai yang mendekati," elak dia.

Disinggung soal kesiapannya menjadi calon presiden menggantikan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) atau hanya sebagai wakil dan akan bersaing dengan calon-calon yang lain di Pilpres 2014 nanti, Din menyatakan kesanggupannya.

"Kalau pengurus menyepakati dan mempersilakan maju, maka saya akan maju. Tapi jika tidak disetujui maka saya pasti tidak mau maju dan mohon maaf," tegas dia.

Namun, Din tetap mengaku tahu diri. Sebagai politisi yang tidak memiliki mesin politik, dia tidak akan memaksakan diri untuk maju di Pilpres 2014 mendatang. Hanya saja, jika dicalonkan oleh partai tertentu, maka dia tidak akan menolak.

"Jika ada (partai) yang mencalonkan, saya akan berpikir dua kali untuk tidak menerimanya," seloroh dia.

Meski demikian, Din menegaskan, untuk Muhammadiyah sendiri, adalah organisasi non-partai yang tidak akan terlibat politik secara langsung. Muhammadiyah hanya bisa memberikan saran dan bantuan pemikiran serta solusi untuk membangun bangsa Indonesia untuk menjadi lebih baik.

"Muhammadiyah tahu diri dan tidak terlibat dalam politik kekuasaan, karena hanya berpolitik moral. Kalau ada partai politik mau melamar kader Muhammadiyah sebagai pemimpin, Insya Allah punya banyak," tandas dia.

Baca Juga:

Pengumuman capres PPP dilakukan Januari 2014

Soal capres, Mahfud sebut orang Madura tak mau sembunyi-sembunyi

Suryadharma ngaku didesak ulama segera umumkan pencapresan

Disebut maju Capres 2014, Aher pilih fokus ke Jawa Barat (mdk/tyo)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
Cak Imin Tunggu Kedatangan Prabowo Sowan ke PKB Usai Ditetapkan Jadi Presiden Terpilih
Cak Imin Tunggu Kedatangan Prabowo Sowan ke PKB Usai Ditetapkan Jadi Presiden Terpilih

Cak Imin belum bisa memastikan apakah tamu yang menjanjikan akan bersilaturahmi benar datang atau tidak.

Baca Selengkapnya
Ketahui Kapan Pemilu Presiden, Tahapan, dan Para Calon Pemimpinnya
Ketahui Kapan Pemilu Presiden, Tahapan, dan Para Calon Pemimpinnya

Kapan Pemilu Presiden? Pemilu presiden 2024 adalah pemilu kelima di Indonesia yang bertujuan untuk memilih presiden dan wakil presiden Republik Indonesia.

Baca Selengkapnya
Sejarah Pemilu 2004: Pelaksanaan, Peserta, dan Hasil Pemilihan
Sejarah Pemilu 2004: Pelaksanaan, Peserta, dan Hasil Pemilihan

Pemilu 2004 menjadi pemilihan bersejarah karena untuk pertama kalinya rakyat dapat memilih langsung presiden dan wakil presiden mereka.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
SYL Minta Presiden Jokowi, Wapres Ma'ruf Amin hingga JK jadi Saksi Meringankan
SYL Minta Presiden Jokowi, Wapres Ma'ruf Amin hingga JK jadi Saksi Meringankan

SYL mengajukan sejumlah nama menjadi saksi meringankan. Mulai dari Presiden Jokowi, Wapres Ma'ruf Amin hingga JK.

Baca Selengkapnya
PDIP Desak Prabowo Minta Maaf Usai Sebut Bung Karno Pakai Alutsista Bekas
PDIP Desak Prabowo Minta Maaf Usai Sebut Bung Karno Pakai Alutsista Bekas

Hasto menganggap keliru calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto soal Presiden ke-1 RI Soekarno gunakan alutsista bekas saat bebaskan Irian Barat.

Baca Selengkapnya
Cak Imin Minta Pendukung AMIN Tunggu Sampai Perhitungan Suara: Ancaman Kecurangan Makin Nyata
Cak Imin Minta Pendukung AMIN Tunggu Sampai Perhitungan Suara: Ancaman Kecurangan Makin Nyata

Calon Presiden (Capres) nomor urut dua, Prabowo Subianto mendapat informasi bahwa ada rencana untuk merusak surat-surat suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Baca Selengkapnya
Mengenal Aming Aminoedhin Presiden Penyair Jawa Timur, Pandai Bikin Puisi hingga Main Teater
Mengenal Aming Aminoedhin Presiden Penyair Jawa Timur, Pandai Bikin Puisi hingga Main Teater

Kemampuan dan dedikasi Aming dalam dunia kesenian membuatnya diganjar sejumlah penghargaan.

Baca Selengkapnya
Muncul Gerakan Salam Empat Jari, Ini Respons Anies
Muncul Gerakan Salam Empat Jari, Ini Respons Anies

Calon Presiden nomor urut 1, Anies Baswedan menanggapi isu salam empat jari hingga gerakan tak memilih pasangan Capres nomer 2, Prabowo-Gibran.

Baca Selengkapnya
Presiden Jokowi Diseret Dalam Sidang Sengketa Pilpres, Istana Minta Pembuktian Tuduhan di MK
Presiden Jokowi Diseret Dalam Sidang Sengketa Pilpres, Istana Minta Pembuktian Tuduhan di MK

Pihak Istana masih menunggu pembuktian atas tuduhan yang disampaikan persidangan.

Baca Selengkapnya