Lawrence Jeranding:Jika Harus Perang dengan Malaysia Dulukan Angkatan Perang

Rabu, 9 Maret 2005 09:35 Sumber :
Lawrence Jeranding:Jika Harus Perang dengan Malaysia Dulukan Angkatan Perang
Kapanlagi.com

Merdeka.com - Kapanlagi.com - Seandainya perang dengan Malaysia tak terelakan, dahulukan angkatan perang daripada memobilisasi sularelawan sipil, kata Lawrence Jeranding, 63, putra perintis pergerakan kemerdekaan-kebangsaan Indonesia, Jeranding Abdurrahman Sawang (1904-1987).

"Kita tak boleh selalu dilecehkan Malaysia, tetapi urus secara halus dahulu dengan dirunding cara damai. Kalaupun harus berperang, sipil tidak usah dulu (dilibatkan) karena ada angkatan udara, darat, laut yang harus bertindak cepat," kata Lawrence di rumah adat betang di Dusun Malapi Patamuan, tepi Sungai Kapuas, Putussibau, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, kepada ANTARA, Selasa malam.

Di rumah betang (panjang) terdiri dari 81 kepala keluarga dan 432 jiwa suku Dayak Taman itu kini berita televisi dan radio mengenai krisis hubungan baik kedua negara serumpun berkaitan dengan konflik Blok Pulau Ambalat, cukup menjadi perhatian warga yag sehari-hari berladang padi, menoreh getah karet dan menjala ikan.

Lawrence mengatakan, walaupun separuh berketurunan Sarawak (Malaysia) dari garis ibu (Pisa) tetapi akan berpihak kepada Indonesia karena lebih berat kepada ayah yang pada waktu sebelum kemerdekaan berjuang untuk kemerdekaan dan pada tahun 1927 dibuang Belanda ke Boven Digul.

Jeranding Abdurrahman Sawang dibuang dengan hukuman seumur hidup karena melawan Belanda, tetapi berhasil melarikan diri dari Papua ke Queenlands, kemudian melanjutkan pergerakan di Kalimantan Barat. Nama almarhum antara lain diabadikan di Tugu 11 Digulis di Kota Pontianak.

Lawrence mengatakan, seperti berita dari televisi Pulau Ambalat masuk ke dalam peta wilayah Republik Indonesia.

"Jangan lagi kita dilecehkan dan kehilangan wilayah setelah Pulau Sipadan dan Ligitan," ujar Lawrence yang pernah bekerja di perusahan Inggris di Sarawak dan banyak kerabat di negeri jiran itu.

Ia menegaskan, "Saya berpihak kepada Indonesia karena inilah jalan yang benar." (*/erl)

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini