NasDem sebut hasil konvensi belum tentu otomatis dampingi Ridwan Kamil

Kamis, 7 Desember 2017 12:42 Reporter : Aksara Bebey
Ridwan Kamil. ©2017 Merdeka.com/Dian Rosadi

Merdeka.com - Ketua DPW Partai NasDem Jabar, Saan Mustofa menyebut hasil konvensi pemilihan wagub hanya akan menjadi opsi kedua untuk mendampingi Ridwan Kamil maju Pilgub Jabar. Semua keputusan akhirnya akan diserahkan ke Ridwan Kamil. Dengan demikian, pemenang konvensi belum tentu terpilih sebagai calon wakil gubernur.

"Konvensi hanya second opinion bagi Kang Emil. Keputusan akhirnya tetap ada di tangan Kang Emil," ujar Saan kepada wartawan, kemarin malam.

"Hasil konvensi bukan harga mati dalam menentukan calon wakil gubernur," ia melanjutkan.

Disinggung munculnya berbagai hasil survei saat ini, Saan menjelaskan, partai pengusung akan menentukan lembaga survei yang kredibel untuk mengetahui popularitas dan elektabilitas masing-masing calon wakil gubernur.

Seperti diketahui, pria yang karib disapa Emil ini sudah mendapatkan dukungan dari NasDem, PPP, PKB dan Golkar.

PPP menawarkan Uu Ruzhanul Ulum sementara PKB memunculkan Syaiful Huda. Partai Golkar yang terakhir ikut bergabung dalam koalisi dengan menunjuk kadernya Daniel Muttaqien untuk mendampingi Ridwan Kamil.

Belakangan, Uu dan Daniel menjadi nama yang bersaing ketat memperebutkan kursi calon wakil gubernur. Namun Emil yang tidak menunjukan sikap tegas memilih salah satu di antara keduanya memunculkan ide konvensi.

Ketua DPW PKB Provinsi Jawa Barat Syaiful Huda meminta Ridwan Kamil segera menentuan calon wakil gubernur. Pasalnya sisa waktu sebelum pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) semakin dekat.

Jika Ridwan Kami tetap memilih mekanisme konvensi untuk menentukan calon wakil gubernur, Huda meminta agar prosesnya segera dilakukan.

"Paling telat minggu depan harus sudah dilakukan. Harus sudah diketahui hasilnya," katanya menggelar pertemuan dengan Ketua DPW NasDem Jawa Barat Saan Mustopa dan Ketua DPW PPP Jawa Barat Ade Munawaroh, di Hotel Papandayan, Bandung, kemarin.

Namun, PPP nampaknya tidak setuju dengan ide konvensi. Ade meyakini, hasil survei bisa menunjukkan secara nyata siapa kandidat yang layak diusung menjadi calon wakil gubernur.

"Tidak usah konvensi. Tinggal dilihat dari survei, sudah ketahuan siapa yang paling tepat," pungkasnya.

Baca juga:
Maju Pilgub Jabar, Daniel belum komunikasi dengan Dedi
PPP Tolak konvensi dan ancam cabut dukungan dari Ridwan Kamil
Gaduh mencari wakil buat Ridwan Kamil
Daniel Mutaqien akui elektabilitas naik karena Ridwan Kamil
Sekjen PKB tolak sistem konvensi buat pilih pendamping Ridwan Kamil

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.