NasDem Sambut PAN Jika Ingin Gabung Koalisi Jokowi

Selasa, 14 Mei 2019 16:55 Reporter : Ahda Bayhaqi
NasDem Sambut PAN Jika Ingin Gabung Koalisi Jokowi Jokowi dan Zulkifli Hasan. ©2019 Liputan6.com

Merdeka.com - Sekretaris Jenderal Partai NasDem Johnny G Plate apresiasi Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan jika mau bersama mendukung pemerintah Joko Widodo.

"Kami tentu berterima kasih kalau Pak Zul merasa perlu mendukung Jokowi. Kami terima kasih sekali itu," ujarnya di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Selasa (15/4).

Hal tersebut sebelumnya disampaikan Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani. Kata Arsul, pernyataan Zulkifli mendukung pemerintah disampaikan Jokowi saat pertemuan koalisi di restoran Heritage, Menteng, 28 April lalu. Namun, Arsul tak menjawab ketika ditanya itu sinyal PAN akan merapat.

"Pak Zul bilang siap dukung pemerintah," ujar anggota Komisi III DPR RI itu kepada merdeka.com.

Adapun Jokowi dan Zulkifli bertemu saat pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku di Istana Negara. Menurut Johnny pernyataan dukungan tidak hanya bisa disimpulkan dari satu pertemuan saja. Kata dia, komunikasi itu untuk kerja sama politik.

"Tapi untuk kepentingan kerja sama politik itu selalu lah," ucapnya.

NasDem menyambut kerjasama politik dengan partai oposisi seperti PAN dan Demokrat. Menurut Johnny kerjasama politik tidak hanya bisa dilakukan dengan menarik kader partai ke kabinet.

"Kami di koalisi itu menghormati hak prerogatif presiden, patut dan paham dan dukung visi dan misi itu di endorse oleh partai, jangan bawa visi baru, ikut visi itu. Kedua di luar kabinet juga bisa dibangun gotong royong politik," jelas Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf itu.

Sebelumnya, PAN akan memutuskan apakah tetap sebagai oposisi atau merapat ke Koalisi pemerintah setelah tanggal 22 Mei. Sampai saat ini, PAN masih membuka peluang akan bergabung dengan pemerintah. Bagi PAN, berada di dalam atau luar pemerintahan tetap sama-sama memiliki tujuan mulia.

"Setelah tanggal 22 Mei, seperti kata Ketua Umum, Bang Zulhas nanti akan diputuskan di internal partai apakah nanti PAN akan bergabung dengan parpol pemerintah atau PAN akan berada di luar pemerintah. Menurut platform PAN, berada di dalam maupun luar pemerintah itu sama-sama mulianya asal untuk kepentingan dan perjuangan masyarakat," jelas Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi di Kompleks parlemen Senayan, Jakarta Selatan, Senin (13/5).

Zulkifli Hasan atau Zulhas, lanjut Viva, telah menyatakan proses Pilpres telah selesai dan tinggal menunggu keputusan KPU. Setelah KPU memutuskan pemenang Pemilu, PAN akan segera menentukan sikap melalui munas atau rakernas.

"PAN masih membuka peluang untuk bersama-sama dengan pemerintah karena ini adalah merupakan prosedur demokrasi yang setiap lima tahun sekali kita laksanakan dan bisa saja dalam periode ini PAN berbeda dengan partai politik yang lain. Tidak menutup kemungkinan dalam lima tahun ke depan PAN juga akan bersama-sama dalam perahu yang sama untuk berkoalisi," jelasnya. [ray]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini