NasDem: Khofifah janji mundur dari Mensos sebelum deklarasi Pilgub Jatim

Rabu, 29 November 2017 11:32 Reporter : Randy Ferdi Firdaus
Jalan sehat peringatan Hari Pahlawan. ©2017 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - NasDem memberikan syarat kepada Khofifah Indar Parawansa sebelum memutuskan mendukung di Pilgub Jatim 2018. Syarat itu adalah, Khofifah harus mundur dari jabatan Menteri Sosial di kabinet kerja Jokowi-JK.

Sekretaris Bappilu NasDem, Willy Aditya mengatakan, Khofifah sudah berjanji akan mundur dari jabatan sebagai menteri. Hal itu dilakukan sebelum Khofifah deklarasi maju Pilgub Jatim.

"Dia bilang mau mundur sebelum deklarasi," kata Willy saat dihubungi merdeka.com, Rabu (29/11).

Willy menyebutkan, deklarasi akan dilakukan bersama partai pengusung Khofifah yakni NasDem, Golkar, PPP dan Demokrat. Deklarasi dilakukan minggu pertama pada bulan Desember besok.

"Deklarasi sekitar minggu pertama Desember, rencananya sebelum pertengahan Desemberlah," kata Willy.

Terkait wakil Khofifah, NasDem mengaku belum setuju jika menggandeng Bupati Trenggalek Emil Dardak. Padahal, Demokrat dan Golkar telah setuju dengan Emil untuk mendampingi Khofifah. Hingga saat ini, belum ada pembicaraan antara Khofifah dan NasDem tentang Emil Dardak.

"Kita deklarasi Khofifah dulu, wakil bisa didiskusikan ulang. NasDem prinsipnya merekom Khofifah saja, Emil belum. Khofifah juga belum ngomong ke kami, belum bawa Emil ke sini (kantor NasDem), kami tunggulah, yang penting etika politik, itu paling penting," kata Wi [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini