NasDem Duga 10 Kursi Wamen Diisi Bersamaan saat Reshuffle Kabinet

Kamis, 6 Januari 2022 16:18 Reporter : Ahda Bayhaqi
NasDem Duga 10 Kursi Wamen Diisi Bersamaan saat Reshuffle Kabinet Resmikan Pasar Johar Semarang, Jokowi Minta Cagar Budaya Dijaga. ©2022 Merdeka.com/Danny Adriadhi Utama

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo menambah kursi wakil menteri dalam negeri. Sehingga saat ini total kursi wakil menteri yang kosong berjumlah 10 wakil menteri.

Wakil Ketua Komisi II DPR Fraksi NasDem Saan Mustopa menduga, Presiden Joko Widodo akan mengisi kursi yang kosong tersebut bersamaan ketika reshuffle kabinet dilakukan.

"Nah mungkin pak Jokowi ingin itu semua diisi nanti bersamaan dengan reshuffle dilakukan," ujar Saan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (6/1).

Menurut Sekretaris Fraksi NasDem DPR RI ini, penunjukan wamen secara bersaman agar tidak parsial. Namun, pengisian kursi tersebut dinilai bukan untuk kepentingan politik.

"Ya supaya tidak parsial mungkin dibarengkan. Tapi sekali lagi itu bukan semata mata akomodasi politik," katanya.

Penunjukan wakil menteri, dinilai untuk mempercepat kerja di kementerian yang akan semakin berat dan membutuhkan sumber daya. Khusus wakil menteri dalam negeri, akan ada agenda Pemilu dan Pilkada serentak. Serta pengisian jabatan kepala daerah yang kosong di tahun 2022 dan 2023.

"Memang banyak kementerian ke depan beban kerjanya akan semakin berat dan itu membutuhkan sumber daya memadai, seperti Kemendagri akan menghadapi Pemilu dan Pilkada 2024," tutup Saan. [fik]

Baca juga:
DPR Pertanyakan Alasan Jokowi Tambah Kursi Wakil Menteri
Ada 10 Kursi Wakil Menteri Kosong di Kabinet Jokowi
Teken Perpres, Jokowi Tambah Posisi Wamen Kemendagri
Mensesneg: Posisi Wamen Tidak Berarti Harus Diisi
Istana soal Jabatan Wamen: Ini Slot Dibuka saat Dinilai Butuh, Bukan Politik
Jokowi Tambah Posisi Wakil Menteri di Kemensos

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini