NasDem bekali Caleg pemahaman partai tanpa mahar dan beri bantuan logistik

Senin, 3 September 2018 14:48 Reporter : Eko Prasetya
NasDem bekali Caleg pemahaman partai tanpa mahar dan beri bantuan logistik Caleg NasDem. ©2013 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Partai NasDem menekankan agar calon anggota DPR, DPRD provinsi dan DPRD kota/kabupaten harus mendapatkan pengetahuan dasar tentang partai tanpa mahar. NasDem merupakan partai yang tanpa transaksional sehingga para caleg harus dibekali pengetahuan dasar yang membedakan dengan partai lain.

"Kemauan yang kuat semangat buat energi yang cukup juga membutuhkan pengetahuan dasar yang penting dikomunikasikan kepada rakyat tentang NasDem yang menjadi ciri khasnya yakni partai tanpa mahar," kata Ketua Badan Pemenangan Pemilihan Umum (Bapilu) Partai NasDem Effendy Choirie, Senin (3/9).

Pria yang dikenal Gus Choi itu menegaskan caleg NasDem tidak diperbolehkan mengurus proyek, mempermainkan APBN/APBD dan membekali soal moralitas.

"Caleg NasDem juga diajari pemahaman moralitas dalam dunia politik karena selama ini anggota dewan dianggap kurang bermoral," tutur kader Nahdliyin itu.

Gus Choi menyatakan Caleg NasDem harus memiliki sikap kesantunan yang melebihi caleg partai lain dibarengi strategi persuasif kepada rakyat, serta wawasan perundang-undangan.

Diungkapkan Gus Choi, salah satu strategi berkomunikasi caleg NasDem dengan seluruh lapisan masyarakat termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat dan masyarakat biasa.

Terkait dukungan terhadap Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin sebagai calon presiden-calon wakil Presiden pada Pemilihan Presiden 2019, Gus Choi mengakui terdapat beberapa masyarakat di daerah yang kurang mendukung.

Namun Gus Choi mengemukakan hal itu telah dibahas untuk dicari solusinya dengan cara lebih persuasif dan cerdas secara kontinyu agar terbentuk komunikasi yang intens terhadap masyarakat tersebut.

Bantuan logistik

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem memberikan bantuan 1.000 kaos dan 1.000 topi secara cuma-cuma kepada 575 calon legislatif DPR RI usai mengikuti Pekan Orientasi Caleg DPR RI, di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara.

"Pemberian logistik ini sebagai bentuk rangsangan dan perhatian dari DPP kepada caleg DPR RI," katanya.

Pemberian logistik berupa seribu kaos dan seribu topi itu juga sebagai tanda mata dari DPP usai mengikuti pekan orientasi. Subsidi kepada caleg dari NasDem itu, kata Gus Choi, sapaan Effendy Choirie, bukan kali ini saja dilakukan. Namun pada Pemilu Legislatif 2014, partainya juga sudah melakukan hal serupa.

"Mungkin baru Partai NasDem yang memberikan subsidi kepada kadernya yang maju sebagai caleg," katanya.

Selain memberikan subsidi kepada para caleg DPR RI itu, kata dua, partai besutan Surya Paloh itu juga memberikan pembekalan kepada kader-kader yang maju sebagai caleg.

"Mereka kita bekali tentang pengetahuan bagaimana berkomunikasi dan bersilaturahmi dengan rakyat. Mereka juga harus menjadi juru bicara partai, seperti apa partai nasdem itu, apa yang membedakan partai NasDem dengan partai lain," ujarnya.

Para caleg, kata Gus Choi, juga harus bisa menjelaskan bahwa NasDem merupakan partai yang mengusung gerakan restorasi dan partai yang mengedepankan politik tanpa mahar.

"Mereka juga diberikan pemahaman tentang materi moralitas dalam dunia politik. Selama ini politisi dianggap orang yang kurang bermoral. Nah perlu memiliki kesantunan sikap-sikap yang lebih excellent harus ada moral dalam konstitusi," ucapnya. [eko]

Topik berita Terkait:
  1. Partai Nasdem
  2. Pemilu 2019
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini