Muladi menolak jadi saksi kubu Ical di sidang PTUN kisruh Golkar

Senin, 27 April 2015 14:31 Reporter : Siti Nur Azzura
Muladi menolak jadi saksi kubu Ical di sidang PTUN kisruh Golkar Sidang Mahkamah Partai Golkar. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - DPP Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie (Ical) mengundang Muladi sebagai ketua Mahkamah Partai Golkar (MPG) untuk didengarkan keterangannya dalam sidang konflik kepengurusan Partai Golkar di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta Timur. Namun Muladi tidak hadir lantaran merasa keberatan untuk memberikan keterangan.

"Pak Muladi tidak jadi datang, dia keberatan ya," ujar Kuasa Hukum kubu Agung Laksono, Otto Cornelis (OC) Kaligis di PTUN Jaktim, Senin (27/4).

Bukan hanya itu, pengakuan keberatan juga disampaikan oleh Muladi dalam keterangan tertulisnya, bahwa dirinya meanggap panggilan tersebut tidak wajar. Menurutnya, tugas MPG sudah selesai dengan adanya putusan tersebut.

Muladi juga merasa tidak adil jika yang diundang untuk didengar keterangannya hanya ketua MPG, bukan seluruh hakim MPG yang berjumlah empat orang. Sebab jika yang hadir hanya satu orang, maka akan ada protes dari tiga hakim MPG yang lain yang akan menganggap bahwa kesaksian ketua MPG tidak sah.

Selain itu, MPG merupakan Mahkamah yang mandiri dan bersifat khusus dengan kompetensi absolut. Sehingga keputusannya bersifat final dan mengikt secara internal sepanjang mengenai perselisihan yang berkenaan dengan kepengurusan.

Keputusan tersebut juga sudah sah karena telah disepakati dan ditandatangani secara kolektif oleh keempat hakim MPG, yaitu Muladi, HAS Nattabaya, Andi Mattalata, dan Jasri Marin. [rnd]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini