Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mufti Anam Sebut Rakyat Apresiasi PDIP soal RUU HIP dan Tolak Politik Adu Domba

Mufti Anam Sebut Rakyat Apresiasi PDIP soal RUU HIP dan Tolak Politik Adu Domba Anggota DPR dari PDI Perjuangan Mufti Anam. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Anggota DPR dari PDI Perjuangan Mufti Anam menyatakan, masyarakat di daerah pemilihannya, yaitu Pasuruan dan Probolinggo, Jawa Timur, sangat mengapresiasi sikap partainya yang terus menggelorakan semangat serta tradisi gotong royong serta musyawarah mufakat. Termasuk dalam pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP).

"Sesuai tradisi kepartaian kami, saya terus berdialog dengan masyarakat daerah pemilihan dalam segala isu. Kebetulan dapil kami basis pesantren. Dengan kiai, ustadz, pemuka lintas agama, dan sebagainya. Mereka mengapresiasi sikap PDI Perjuangan yang terus berdialog dengan rakyat dalam penyusunan berbagai regulasi, termasuk terkait RUU HIP," ujar Mufti Anam.

Mufti mengatakan, tradisi dialogis yang dibangun PDI Perjuangan adalah implementasi dari semangat Pancasila, yang dicetuskan Ir Sukarno kali pertama pada 1 Juni 1945. Menurut anggota Dewan Ahli Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) tersebut, musyawarah untuk mufakat adalah praktik berdemokrasi khas rakyat Indonesia, yang kemudian menjadi bagian tak terpisahkan dari Pancasila sebagai ideologi yang bersumber dari rakyat itu sendiri.

"Jadi rakyat happy betapa PDI Perjuangan begitu terbuka, rakyat juga tahu siapa yang melakukan praktik politik adu domba dalam suasana pandemi ini dengan menunggangi pembicaraan publik soal RUU HIP," tegas mantan Pengurus Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) tersebut.

Dari hasil dialog secara intensif dengan masyarakat itulah, lanjut Mufti, PDI Perjuangan dengan sikap tegas menyatakan tidak ingin membiarkan rakyat terjebak dalam permainan politik adu domba. Publik harus disatukan dengan penuh optimisme untuk menatap masa depan Indonesia.

"Maka sebagaimana disampaikan Sekjen PDI Perjuangan hari ini, partai mendengarkan aspirasi masyarakat, bermusyawarah untuk mufakat terkait materi muatan dalam pasal 7 RUU HIP. Meski secara substansi menurut saya tidak ada yang menyalahi ideologi bangsa, tapi demi menghindarkan rakyat dari praktik politik adu domba, maka sikap partai tersebut ternyata sangat diapresiasi masyarakat," ujarnya.

Mufti menambahkan, masyarakat di daerah pemilihannya juga sangat mendukung sikap PDI Perjuangan yang setuju dengan penambahan ketentuan untuk menegaskan larangan terhadap ideologi yang bertentangan dengan Pancasila seperti marxisme-komunisme, kapitalisme-liberalisme, radikalisme serta bentuk khilafahisme.

"Itu masyarakat mendukung sekali dengan sikap tegas PDI Perjuangan untuk melarang ideologi-ideologi transnasional, ideologi-ideologi yang bertentangan dengan Pancasila, seperti komunisme, paham khilafah, radikalisme, kapitalisme," ujarnya.

(mdk/hhw)
ATAU
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
Setuju dengan PDIP, Cawapres Muhaimin Sebut Batalnya Anies Jadi Pembicara di UGM Sebagai Tekanan

Setuju dengan PDIP, Cawapres Muhaimin Sebut Batalnya Anies Jadi Pembicara di UGM Sebagai Tekanan

Khalid merinci salah satu alasan kenapa Anies tidak boleh menjadi pembicara karena Rektorat UGM menilai sosok Anies tokoh sarat unsur politik.

Baca Selengkapnya icon-hand
UGM Buka Suara Terkait Anies Dilarang Jadi Pembicara Diskusi

UGM Buka Suara Terkait Anies Dilarang Jadi Pembicara Diskusi

Ketua Panitia Khalid Muhammad mengatakan Anies batal menjadi pembicara ini dikarenakan Rektorat UGM tidak memberikan izin kegiatan.

Baca Selengkapnya icon-hand
Rais Aam PBNU Ungkap Ada Partai Dekati NU: Kalau Mengalami Masalah, Baru Datang ke Rumah

Rais Aam PBNU Ungkap Ada Partai Dekati NU: Kalau Mengalami Masalah, Baru Datang ke Rumah

Nahdlatul Ulama tidak ingin terlibat dalam politik praktis.

Baca Selengkapnya icon-hand
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
KPU Siapkan TPS di Pesantren, Fasilitasi Ustaz dan Santri Tak Pulkam saat Pencoblosan Pemilu 2024

KPU Siapkan TPS di Pesantren, Fasilitasi Ustaz dan Santri Tak Pulkam saat Pencoblosan Pemilu 2024

TPS di pondok pesantren sebetulnya sudah ada sejak Pemilu 2019.

Baca Selengkapnya icon-hand
Timnas AMIN Sesalkan Jadwal Debat Capres-Cawapres Tak Kunjung Dirilis KPU

Timnas AMIN Sesalkan Jadwal Debat Capres-Cawapres Tak Kunjung Dirilis KPU

Jangan sampai mereka memang tidak siap untuk menyukseskan Pilpres 2024," kata Juru Bicara Timnas Pemenangan AMIN, Muhammad Ramli

Baca Selengkapnya icon-hand
Ketum PP Pemuda Muhammadiyah Beberkan Fakta Indonesia Butuh Pemimpin Muda

Ketum PP Pemuda Muhammadiyah Beberkan Fakta Indonesia Butuh Pemimpin Muda

Capres Prabowo Subianto mengambil Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka sebagai Cawapres di Pilpres 2024. Masuknya Gibran di bursa pemilu menuai pro dan kontra

Baca Selengkapnya icon-hand
Doa Selesai Adzan Lengkap Beserta Artinya, Pahami Pula Adab Serta Keutamaan Membacanya

Doa Selesai Adzan Lengkap Beserta Artinya, Pahami Pula Adab Serta Keutamaan Membacanya

Ketika mendengar adzan, sebaiknya umat Islam menghentikan ragam aktivitasnya. dan membaca doa selesai adzan , berikut adalah doanya.

Baca Selengkapnya icon-hand