Moeldoko yakin Jokowi Pertimbangkan Kemungkinan Partai Oposisi Gabung Koalisi

Jumat, 26 Juli 2019 13:50 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Moeldoko yakin Jokowi Pertimbangkan Kemungkinan Partai Oposisi Gabung Koalisi Pertemuan Jokowi-Prabowo usai Pemilu 2019. ©2019 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Moeldoko, mengatakan Presiden Terpilih Joko Widodo akan mempertimbangkan kemungkinan partai oposisi bergabung ke koalisi Jokowi-Ma'ruf Amin. Jokowi, katanya, pasti akan mendengar masukan dari berbagai pihak dan dipertimbangkan.

"Tentunya Pak Jokowi akan mempertimbangkan baik-baik," kata Moeldoko di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (26/7).

Moeldoko yakin Jokowi akan memilih satu keputusan jangka panjang yang terbaik untuk Indonesia ke depan. Sehingga, semua program bisa berjalan dengan baik selama lima tahun kepemimpinannya.

"Direncanakan bisa berjalan dengan baik, karena didukung oleh stabilitas. Itu intinya seperti itu dan itu wajar," kata Moeldoko.

Sebelumnya ada beberapa partai koalisi Jokowi-Ma'ruf yang menolak koalisi oposisi untuk bergabung. Partai Nasdem dan PKB tidak mau memberi celah untuk oposisi bergabung. Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar beralasan koalisi Jokowi kini sudah cukup 'gemuk' untuk ditambah partai lain.

"Saya setuju. Ini sudah banyak," kata Cak Imin di kantor DPP PKB, Jakarta, Selasa (23/7).

Menurutnya, kebersamaan yang dibangun dengan partai koalisi Prabowo tidak berarti harus gabung ke koalisi Jokowi. Sebab, kata Cak Imin, membangun sebuah koalisi membutuhkan waktu lama.

"Cukup bareng-bareng nanti. Kalau kebersamaan bisa ya nanti tetap bersama. Tapi butuh waktu untuk sosialisasi bersama," jelas Cak Imin. [lia]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini