MKD tindaklanjuti dugaan pelanggaran etik Fadli Cs bertemu Trump

Senin, 7 September 2015 15:36 Reporter : Rizky Andwika
MKD tindaklanjuti dugaan pelanggaran etik Fadli Cs bertemu Trump Setya Novanto dan Fadli Zon hadiri kampanye Capres Amerika. ©2015 REUTERS/Lucas Jackson

Merdeka.com - Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) akhirnya memutuskan untuk melanjutkan kasus dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh Ketua DPR Setya Novanto dan Wakil Ketua DPR yang menghadiri kampanye bakal calon Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Anggota MKD dari Fraksi Hanura Syarifuddin Sudding menyatakan keputusan yang diambil seusai melakukan rapat internal itu diputuskan diambil tanpa pelaporan.

"Proses yang ada di MKD ini ada dua yaitu pengaduan dan tanpa pengaduan. Kami di rapat ini sudah memutuskan ini akan ditindaklanjuti tanpa pengaduan," kata Sudding usai rapat internal MKD, Senin (7/9).

Sementara itu, terkait keinginan enam anggota DPR dari Koalisi Indonesia Hebat yang ingin melaporkan ke MKD, Sudding menjelaskan, laporan tersebut nantinya akan menjadi bahan yang menguatkan bahwa kedua pimpinan DPR itu benar melanggar kode etik anggota dewan.

"Bahwa kemudian ada yang ingin menyampaikan aduan ini untuk menguatkan aduan ke MKD, yang melaporkan ini akan menjadi saksi," kata Sudding.

Walaupun begitu, enam Anggota DPR tersebut tetap menyampaikan laporan tersebut ke pimpinan MKD. Salah satu Anggota DPR dari Fraksi PDIP Adian Napitupulu bahkan mendesak pimpinan MKD memanggil Donald Trump ke DPR untuk dimintai keterangannya.

"Kalau diperlukan kita yang ke sana (Amerika Serikat)" kata Ketua MKD Surahman Hidayat menanggapi pernyataan Adian itu. [rnd]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini