Menerima dengan catatan, PKB harap putusan Perppu Ormas tanpa voting

Selasa, 24 Oktober 2017 11:37 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
Menerima dengan catatan, PKB harap putusan Perppu Ormas tanpa voting Gedung DPR. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Fraksi PKB menyatakan menerima dengan catatan terkait Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang (Perppu) No 2 Tahun 2017 tentang Ormas. Pengesahan Perppu Ormas akan dilakukan pada rapat paripurna hari ini.

"Prinsipnya Perppu ini memang ada dua pilihan. Menolak atau menerima. PKB menerima. Memang ada catatan yang menyertai tidak dalam undang-undang itu. Tetapi kami ingin menjaga komitmen Komisi II dengan mendagri saya kira kami ingin menindaklanjuti itu," kata Ketua Fraksi PKB Ida Fauziah di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (24/10).

Salah satu pasal yang harus direvisi adalah soal mekanisme pembubaran Ormas melalui pengadilan. PKB akan mendengarkan aspirasi publik sebelum mendorong revisi tersebut.

"Saya kira kita akan kembali mendengar keberatan publik mengenai itu. Tetapi tentu tetap saja kita itu Pancasila itu harga mati. Harus dijadikan azas ideologi," ujar Ida.

Lebih lanjut, Ida berharap pengambilan keputusan Perppu Ormas dilakukan melalui musyawarah mufakat bukan dengan voting.

"Kalau bisa dimusyawarahkan. Dimusyawarahkan saja. Voting kan juga 7 dengan 3. Konstalasinya kan juga sudah jelas. Kita tidak perlu menang-menangan. Toh yang menolak juga revisi, kalau bagi PKB, Pancasila itu final dan harus jadi ideologi dan azas," tambahnya.

Untuk diketahui, Perppu Ormas akan diputuskan dalam 3 opsi yakni menerima, menerima dengan catatan, dan menolak Perppu Ormas. Partai-partai pendukung pemerintah seperti PDIP, Partai Golkar, Nasdem, dan Hanura solid sejak awal konsisten mendukung Perppu Ormas.

Sementara PKB dan PPP menerima dan mendukung Perppu Ormas menjadi UU, namun dengan catatan. Sikap PPP dan PKB diikuti oleh partai nonpendukung pemerintah, yakni Partai Demokrat.

Ada 3 fraksi partai yang menolak Perppu Ormas, di antaranya Partai Gerindra, PAN dan PKS. [eko]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini