Megawati Soal Stunting: Gizi Saja Tak Memenuhi Syarat, Bagaimana Masa Depan Anaknya?

Minggu, 30 Mei 2021 17:15 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Megawati Soal Stunting: Gizi Saja Tak Memenuhi Syarat, Bagaimana Masa Depan Anaknya? Megawati. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri meminta kepada kader untuk memperhatikan isu stunting atau gizi buruk. Ia mengaku sangat miris masih banyak anak Indonesia yang mengalami stunting di zaman Indonesia sudah merdeka.

"Masih banyak anak stunting, apa salahnya kita? Kenapa masih banyak anak anemia karena kurang gizi? Masa ibu-ibu tak tersentuh hatinya?" ujarnya dalam webinar peresmian kantor PDI Perjuangan tingkat DPD, DPC dan PAC, Minggu (30/5).

Megawati memberi mencontohkan di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, ada tanah seluas 500 meter persegi yang berisi warga yang tinggal di bedeng. Kebanyakan bekerja dan tidur di gerobak bersama anak-anaknya.

Dia sudah bicara dengan Presiden Jokowi, mengenai para warga tersebut. Baginya, masih ada urbanisasi dimana warga dari desa mencari makan di kota besar, namun berujung di tempat seperti bedeng-bedeng itu. Sehingga, masalah gizi buruk semakin berat.

"Saya bicara ke Pak Jokowi, bagaimana sih sebenarnya, kok cari makan di kota-kota besar? Makanya nanti di bulan Bung Karno, kita bangun mulai dari desa. Siap-siap ya pengurus di daerah," tegas Megawati.

Lebih jauh, dia mengajak semua pihak membayangkan masa depan para anak-anak kurang mampu tersebut. Dia bilang, jika gizi saja tak terpenuhi, maka sangat sulit mengharapkan pendidikan.

"Bayangkan bagaimana akan masa depan anaknya. Gizi saja tak memenuhi syarat, belum pendidikannya. Membangun masyarakat itu kan katanya fisiknya. Yakni sandang, pangan, dan papan. Tapi kalau membangun yang utuh itu, adalah kesehatan dan pendidikan. Itu sebenarnya tugas utama kita," ujar Presiden RI kelima ini.

"Kalau daerah miskin, apa kita mau diam saja? Pikir kenapa terjadi kemiskinan. RRC mengeluarkan statemen kemiskinan di sana sudah 0 persen. Mereka sampai berani bilang begitu. Sebuah negara yang jumlah penduduknya 1,5 miliar. Kita warganya hanya 270-an juta, masa tak bisa membangun negeri ini? Semangat," tutup Megawati. [fik]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini