Megawati: Saya Ngamuk Kalau Milenial Manja

Sabtu, 31 Oktober 2020 16:14 Reporter : Ahda Bayhaqi
Megawati: Saya Ngamuk Kalau Milenial Manja Megawati di rapat DPP PDIP online. ©2020 sumber foto: dokumen DPP PDIP

Merdeka.com - Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri menjelaskan, maksud kritikannya terhadap kelompok milenial. Dia mengatakan, tidak menginginkan kelompok milenial menjadi manja. Supaya bisa membawa kemajuan dan kesejahteraan ke depan.

"Tapi bagaimana kalau manja? Ya ngamuk lah saya. Bilang milenial tak boleh dimanja," katanya dalam Rakorbidnas Kebudayaan PDIP secara virtual, Sabtu (31/10).

Presiden Kelima RI ini m, para milenial memang sudah ada yang sukses. Beberapa dari mereka kebanyakan menjadi pengusaha.

"Tapi yang lain? Yang saya maksud, berapa banyak rakyat yang sudah kamu tolong? Saya ingin rakyat punya harapan," tegas Megawati.

Pesan tersebut khususnya ditujukan kepada kader PDIP. Megawati meneerangkan, masih belum puas dengan kader yang mayoritas kalangan milenial.

Contoh mudahnya, banyak kader yang tidak serius saat lagu Indonesia Raya, mengheningkan cipta dan menaikan bendera merah putih. Padahal itu protokol kenegaraan.

Lebih lanjut, Megawati bilang membutuhkan kader yang memiliki fighting spirit. Sehingga tidak ingin memanjakan mereka yang tergolong milenial.

"Saya butuh kader yang punya jiwa raga, fighting spirit. Makanya saya bilang jangan manjakan milenial. Apa baktinya bagi negeri ini. Bagi saya milenial ini kan itu lahir sekitar tahun 1980-an. Ya kalian ini banyak juga. Jangan mejeng saja. Harus berbuat. Jangan ada di partai ini kalau tidak (berbuat,red)," jelasnya.

Megawati memberi contoh lain kasus likuifaksi di Sulawesi Tengah beberapa waktu lalu. Para pemimpin daerah maupun kalangan milenial seharusnya mempelajari fenomena itu untuk mencari jalan keluarnya. Megawati mengaku sudah belajar praktik di China dan di Jepang soal metode menghadapi bencana alam. Dan Indonesia memang jauh tertinggal.

"Kalian mungkin heran kenapa ketua umum bisa tahu? Karena saya belajar. Saya juga pengen kalian itu belajar, jangan mejeng doang," tutupnya. [fik]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini