Megawati Puas dengan Kinerja Kader Menangkan PDIP di Bengkulu

Senin, 24 Juni 2019 16:31 Reporter : Merdeka
Megawati Puas dengan Kinerja Kader Menangkan PDIP di Bengkulu Megawati Soekarnoputri. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengaku atas kerja keras kader partai di Bengkulu selama Pemilu 2019. Berkat kerja keras kader, PDIP menjadi partai pemenang di provinsi tersebut.

Pesan Megawati itu disampaikan oleh Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto saat rapat kerja daerah (Rakerda) di Bengkulu, dimana seluruh pengurus partai di propinsi itu menjadi peserta.

Sesuai hasil rekapitulasi serta pengumuman dari KPU, PDIP menempati pemenang pertama pada Pemilu Legislatif 2019. Disusul oleh Golkar, Gerindra dan Partai Amanat Nasional.

"Saya ingin sampaikan salam dari Ibu Megawati Soekarnoputri kepada bapak ibu dan saudara-saudara sekalian, Ibu Mega berbangga bahwa Bengkulu telah menemukan kembali semangat juangnya," kata Hasto Kristiyanto, Senin (24/6).

Dia pun menuturkan, Megawati berterimakasih kepada masyarakat Bengkulu karena memberi kepercayaan pada partai berlambang banteng bermoncong putih itu.

"Ibu Mega berterimakasih kepada seluruh masyakarat Bengkulu yang memberi kepercayaan kepada PDIP sehingga di Provinsi Bengkulu kami dapat memenangkan pemilu legislatif dan kami akan menggunakan kepercayaan itu sebaik-baiknya," jelas Hasto.

Bagi Megawati, kata Hasto, kader PDIP di Bengkulu mampu menjaga martabat dan kehormatan partai sehingga memberikan kontribusi pada kemenangan partai di tingkat nasional.

Dalam kesempatan itu, Hasto menyampaikan pesan Megawati. Megawati menyebut di dalam berpartai, maka semua kader harus mewujudkan cita-cita perjuangan Bung Karno ketika memerdekakan Indonesia, yakni pembebasan dari berbagai belenggu penjajahan untuk merdeka di ranah politik, ekonomi dan budaya.

Hasto lalu menceritakan bahwa api perjuangan Bung Karno adalah intisari dari kehidupan masyarakat Indonesia sendiri serta pembelajarannya ke sejumlah guru. Bung Karno belajar dari tokoh Sarekat Islam Tjokroaminoto soal sosialisme Islam.

Bung Karno, menurutnya, juga belajar dari pendiri Muhammadiyah KH Achmad Dahlan. Bung Karno intens berdialog dengan KH Hasyim Asyari. Akhrinya lahirlah hasil kontemplasi Dasar Negara Indonesia Merdeka, Pancasila.

"Maka kader PDI Perjuangan, jangan sekali-kali melupakan hal yang selalu menjadi nilai-nilai perjuangan kita itu," tegasnya.

Sementara itu, seluruh pengurus cabang PDIP di Bengkulu menyatakan sikap dukungan terhadap kepemimpinan Megawati Soekarnoputri di periode 2019-2024. Dan agar hal itu ditetapkan pada kongres partai di Bali pada Agustus mendatang.

Ketua DPD PDIP Provinsi Bengkulu, Elva Hartati, menjelaskan di hadapan rakerda 10 DPC PDIP Bengkulu telah menyampailan hal itu.

"Meminta ibu ketua umum (Megawati Soekarnoputri) menjadi ketua umum kembali yang akan dikukuhkan pada kongres 8 Agustus mendatang," kata Elva.

Reporter: Putu Merta Surya Putra [ray]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini