Megawati Protes Isu Gaji BPIP: Si Pramono Anung Pula Enggak Belain Saya

Kamis, 8 Agustus 2019 13:56 Reporter : Ahda Bayhaqi
Megawati Protes Isu Gaji BPIP: Si Pramono Anung Pula Enggak Belain Saya Megawati dalam Kongres PDIP di Bali. ©2019 Merdeka.com/Moh Kadafi

Merdeka.com - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sempat protes diisukan terima uang Rp120 juta di Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Dia merasa, uang itu sangat besar jika benar isu tersebut.

Megawati menyinggung gaji BPIP itu saat pidato pembukaan Kongres V PDIP di Bali, Kamis (8/8).

"Saya kalau inget ketawa sendiri, enggak ada ujan, enggak ada angin, kan sekarang kerennya viral, masak langsung gaji ibu Mega Rp120 juta. Lah saya langsung clingak clinguk," cerita Megawati di hadapan ribuan kader PDIP.

Megawati menjelaskan, di BPIP sempat ada Ma'ruf Amin, ada Tri Sutrisno serta Mahfud MD dan Syafii Maarif. "Kok yang ditembak urusan gaji ibu Mega?" protes Mega.

Megawati pun sempat bertanya kepada bagian keuangan tentang gaji Rp120 juta tersebut. Menurut dia, gaji tersebut sangat besar jika benar adanya.

Sambil bercanda, Megawati pun menyesalkan Seskab Pramono Anung tak membelanya saat diserang isu Rp120 juta. Padahal, permintaan masuk BPIP itu datangnya dari Pramono Anung yang juga kader PDIP.

"Si Pram pula enggak belain saya, saya bilang saya sendiri kaget, gede banget Rp120 juta, bener itu?" ujar Megawati.

Megawati juga menyuruh mengecek kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani tentang gaji itu. Megawati menyesalkan saat ini banyak orang yang asal bicara tanpa fakta yang ada.

"Saya suruh tanya sama ibu Sri Menteri Keuangan, keren banget, emang bener jadi gaji pokok itu Rp120 juta, alah alah, orang nyablak gitu banyak banget sekarang. Untung Pak Mahfud MD belain saya. Dibelain pak Mahfud, kenapa cuma ibu Mega, tanya dirut-dirut gajinya berapa, hilang sudah (isunya). Aduh kebayang deh ya kalian, saya ini dirindu tapi dibenci," kata Megawati.

Seperti diketahui, isu gaji anggota BPIP sempat menjadi perdebatan publik beberapa waktu lalu. Pemicunya, peraturan presiden nomor 42 Tahun 2018 tentang Hak Keuangan dan Fasilitas Lainnya bagi Pimpinan, Pejabat, dan Pegawai Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang diteken Jokowi. Perpres diteken pada 23 Mei lalu.

Pejabat dan pegawai BPIP akan mendapatkan hak keuangan beserta fasilitas. Dikutip dari Perpres 42/2018 yang diunduh dari situs setneg.go.id. Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Dewan Pengarah BPIP mendapatkan hak keuangan atau gaji Rp112.548.000 per bulan.

Sementara itu, jajaran Anggota Dewan Pengarah masing-masing mendapatkan Rp100.811.000 per bulan. Anggota Dewan Pengarah terdiri dari delapan orang, yakni Try Sutrisno, Ahmad Syafii Maarif, Said Aqil Siradj, Ma'ruf Amin, Mahfud MD, Sudhamek, Andreas Anangguru Yewangoe, dan Wisnu Bawa Tenaya. Adapun Kepala BPIP yang dijabat Yudi Latif mendapatkan Rp76.500.000. Selanjutnya, Wakil Kepala Rp63.750.000, Deputi Rp51.000.000 dan Staf Khusus Rp36.500.000. [rnd]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini