Max Sopacua: Nasib Anas ada di tangan SBY

Reporter : Randy Ferdi Firdaus | Senin, 4 Februari 2013 15:16
Max Sopacua: Nasib Anas ada di tangan SBY
Anas Urbaningrum

Merdeka.com - Wakil Ketua Partai Demokrat Max Sopacua tidak mau ikut dalam polemik melengserkan Anas Urbaningrum dari kursi ketua umum Demokrat. Dia meminta, isu ini tidak terus menggelinding ke publik.

Cara Irit Pererat Pertemanan dengan Jalan-Jalan"Kami sadar kita juga menganut paham asas pra duga tidak bersalah, saya enggak mau kita bersifat arogan. Mengambil keputusan dengan sikap arogan, diketawain oleh partai lain. Kita perlu bicara, baru kita ambil garis. Keputusan paling valid dari ketua majelis tinggi sekaligus pendiri partai, SBY. Seratus persen kita tunggu keputusan SBY," kata Max di Gedung DPR, Jakarta, Senin (4/1).

Max menilai, Anas merupakan sosok yang kuat pada pendirian. Selama tidak ada status hukum menjerat Anas, semua pihak harus menghormati.

"Yang bersangkutan (Anas) merasa hukumnya belum terbukti. Dan akhirnya kita berpijak pada hal-hal yang demikian. Siapapun yang terjadi dan mendapat predikat tersangka, secara otomatis harus mundur dari kepengurusan," imbuhnya.

Karena tak kunjung ada kepastian hukum soal Anas, Max tidak ingin menyalahkan KPK. Ia menghormati proses hukum yang dilakukan oleh KPK.

"Saya ingin berpikir positif, banyak orang yang tidak sejalan dengan saya, menyalahkan A atau B, ada yang menyalahkan KPK, saya tidak dalam posisi itu. Karena telah diserahkan kepada penegak hukum. KPK tidak gegabah, KPK melakukan klarifikasi, investigasi dan observasi sebelum mengambil keputusan," tandasnya.

[has]

Rekomendasi Pilihan

KUMPULAN BERITA
# Partai Demokrat

Komentar Anda



BE SMART, READ MORE