Ma'ruf Amin Mengaku Didesak Ulama Untuk Dampingi Jokowi di Pilpres

Kamis, 28 Maret 2019 14:32 Reporter : Purnomo Edi
Ma'ruf Amin Mengaku Didesak Ulama Untuk Dampingi Jokowi di Pilpres Maruf Amin di Yogyakarta. ©Liputan6.com/Putu Merta Surya Putra

Merdeka.com - Cawapres nomor urut 01, Ma'ruf Amin menyambangi Pondok Yayasan Nur Iman, Mlangi, Gamping, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kamis (28/3). Kedatangan mantan Ketua MUI ini untuk menghadiri istigasah dan deklarasi kiai-santri untuk pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.

Ma'ruf menyebut jika wilayah DIY merupakan wilayah yang cukup kondusif untuk pasangan nomor urut 01. Ma'ruf pun optimis jika dirinya dan Jokowi mampu meraih kemenangan di DIY.

Untuk wilayah DIY, pasangan nomor urut 01 ini menargetkan mampu meraih 70 persen suara. Ma'ruf mengungkapkan hingga saat ini, elektabilitasnya telah mencapai 62 persen suara.

"Saya lihat Yogyakarta sudah sangat kondusif. Kalau dari informasi sekarang sudah mencapai elektabilitasnya 62 persen menuju ke 70 persen. Targetnya 70 persen tapi sekarang sudah 62 persen," ujar Ma'ruf usai acara deklarasi dukungan di Mlangi.

Saat memberikan sambutan, Ma'ruf sempat menyinggung alasannya akhirnya mau menjadi pendamping Jokowi di Pilpres 2019. Salah satu alasan yang utama karena adanya desakan dan dukungan dari para kiai dan ulama.

"Banyak orang bertanya kepada saya. Kiai Ma'ruf Amin sudah jadi Rais Aam PBNU, jadi Ketua Umum MUI kok masih mau jadi cawapres. Saya mau pertama karena didesak para ulama untuk mendampingi Pak Jokowi," papar Ma'ruf.

Ma'ruf menyebut jika desakan dari para kiai dan ulama ini karena mereka berkeinginan agar bisa menjaga NKRI. NKRI harus dijaga karena merupakan hasil kesepakatan para ulama dan pendiri bangsa.

"Kenapa harus menjaga NKRI? Karena NKRI bagi kita adalah harga mati. Kenapa harga mati? Karena negara ini sudah disepakati para ulama dan pendiri bangsa," ucap Ma'ruf. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini