Ma'ruf Amin Ingin Menang Selisih 30 Persen dari Prabowo-Sandiaga

Kamis, 28 Maret 2019 15:03 Reporter : Merdeka
Ma'ruf Amin Ingin Menang Selisih 30 Persen dari Prabowo-Sandiaga Maruf Amin di Yogyakarta. ©Liputan6.com/Putu Merta Surya Putra

Merdeka.com - Center for Strategic and Internasional Studies (CSIS) mencatatkan elektabilitas pasangan calon Jokowi-Ma'ruf Amin selisih 18,1 persen daripada paslon Prabowo-Sandiaga Uno.

Terkait hal ini, calon wakil presiden Ma'ruf Amin, berharap, angka tersebut mendekati kenyataan. Meski demikian, dia meminta jangan puas dan terbuai dengan hasil survei tersebut.

"Mudah-mudahan itu survei yang mendekati kenyataan. Tapi, kita enggak putus asa, enggak puas, kita juga tidak terbuai oleh hasil survei," ucap Ma'ruf di Pondok Pesantren Al Habibiah, Mantrijeron, Yogyakarta, Kamis (27/3).

Dia menuturkan, hasil survei CSIS ini hanya dijadikan rujukan. "Jadi kita jadikan rujukan. Kita akan terus berjuang," ungkap Ma'ruf.

Dia pun berseloroh, jangan hanya berjarak 18 persen saja. Tapi bisa sampai 30 persen.

"Kalau bisa itu jaraknya sampai 30 persenlah, pengennya," tukasnya.

Soal masih ada 14 persen yang belum menentukan pilihan, menurut dia, perlahan-lahan sudah mulai menggeser dan menjatuhkan pilihan ke paslon nomor urut 01.

"Kita harapkan bahwa mereka sudah mulai menggeser. Menurut informasi, sisa 14 persen sudah banyak yang menentukan pilihan, dan mengarah ke 01," pungkasnya.

Sebelumnya, CSIS merilis hasil surveinya, dengan menempatkan pasangan calon presiden 01 Joko Widodo dan Ma'ruf Ami sebesar 51,4 persen. Sementara penantang, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno memiliki elektabilitas 33,3 persen.

Survei CSIS juga menemukan 14,1 persen pemilih yang merahasiakan pilihannya.

Adapun survei ini dilaksanakan selama periode 15-22 Maret 2019 dengan responden 1.960 orang. Sampel diambil secara acak yang terdistribusi secara proporsional di 34 provinsi. Survei ini memiliki margin of error sebesar kurang lebih 2,21 persen. CSIS mengaku bahwa dana survei ini dibiayai oleh dana internal yayasan CSIS.

Reporter: Putu Merta Surya Putra
Sumber: Liputan6.com [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini