Mahfud MD Ungkap Gejala Gangguan Pemilu 2019 dan Singgung Paslon 02

Jumat, 22 Februari 2019 10:26 Reporter : Merdeka
Mahfud MD Ungkap Gejala Gangguan Pemilu 2019 dan Singgung Paslon 02 Menhub Budi Karya dan Mahfud MD. ©2019 Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Ketua Gerakan Suluh Kebangsaan, Mahfud Md menyebut tidak asal bicara saat menyampaikan adanya sejumlah gejala gangguan jelang Pemilu dan Pilpres 2019. Bahkan dia akhirnya sempat menyinggung paslon 02 dalam poinnya.

"Saya bilang sekarang ada gejala gangguan pemilu. Gangguan untuk menyebabkan pemilu ini kacau. Saya dua hari diprotes, buktinya apa, laporkan ke polisi," tutur Mahfud saat dialog kebangsaan di Bayuwangi, Jawa Timur, Jumat (22/2).

Mahfud kemudian membeberkan sejumlah gejala gangguan tersebut. Pertama terkait ledakan yang terjadi di sekitar lokasi debat capres kedua.

"Ada bom di Jakarta pada saat debat calon presiden kemarin. Di Jateng ada kekacauan pembakaran mobil dan motor. Polanya sama, jamnya sama, kalau ketangkap ngakunya iseng. Di tempat lain kejadian terjadi lagi. Saya dua minggu lalu bertemu Kapolri, ada 27 kasus macam itu dan setiap saat bertambah," jelas dia.

Kedua terkait maraknya berita bohong atau hoaks terkait Pilpres 2019 yang tersebar masif hingga menyebabkan keresahan di masyarakat.

"Disebar-sebarkan sampai masyarakat bertanya-tanya. Bilang enggak ada gunanya pemilu karena surat suaranya sudah dicoblos tujuh kontainer. Enggak ada gunanya pemilu, Ahok nanti akan gantikan Ma'ruf Amin," kata Mahfud.

Gejala gangguan penyelenggaraan Pilpres 2019 yang ketiga adalah terkait kredibilitas Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara pemilu. Argumentasinya pun dinilai tidak sesuai dengan logika dan fakta.

Pasalnya, pemerintah dituduh mengatur kerja KPU. Sementara lembaga independen tersebut kini dibentuk oleh partai politik.

"Ada yang bertentangan dengan akal sehat. Bilangnya KPU didikte pemerintah. Saya pastikan tidak. Itu merongrong kredibilitas KPU. Ada kisi-kisi ribut, katanya pemerintah yang atur. Ternyata paslon dua yang minta. Akhirnya kemarin enggak pakai kisi-kisi diturutin, KPU dikritik lagi enggak usah pakai topik langsung debat saja. Lah. Nah kalau saya ditanya ya itu tiga hal ini," Mahfud menandaskan.

Reporter: Nanda Perdana Putra

Sumber: Liputan6.com [bal]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini