Mahfud: Pilkada langsung atau lewat DPRD keduanya konstitusional

Kamis, 19 Desember 2013 23:48 Reporter : Muhamad Agil Aliansyah
Mahfud: Pilkada langsung atau lewat DPRD keduanya konstitusional Mahfud MD kunjungi Kantor merdeka.com. ©2013 Merdeka.com/M. Luthfi Rahman

Merdeka.com - Mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menilai, perdebatan mengenai sistem pemilihan kepala daerah tingkat II dalam pembahasan RUU Pilkada merupakan hal wajar. Menurutnya, baik Pilkada langsung ataupun pemilihan lewat DPRD, dibenarkan konstitusi.

"Pemilihan Langsung atau melalui DPRD secara konstitusi keduanya benar," katanya dalam acara Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI) di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, Kamis (19/12).

Mahfud mengutarakan, proses ini menjadi kebijaksanaan hukum terbuka yang bisa dipilih oleh legislatif. Tapi semua itu tergantung bagaimana DPR memutuskan RUU Pilkada tersebut.

"Semoga yang diputus DPR benar adanya. Mudah-mudahan memilih yang bagus di antara dua alternatif," kata dia.

Sementara itu, Staf Ahli Mendagri Bidang Politik, Hukum, dan Hubungan Antarlembaga Reydonnyzar Moenek, mengutarakan Pilkada memakan sampai triliunan.

"Bayangkan kalau itu digunakan untuk membangun infrastruktur, kesehatan, pendidikan. Ini untuk pilih satu orang," katanya.

Dia menambahkan, juga terdapat peningkatan gesekan di masyarakat akibat pilkada dilakukan secara langsung. "Menimbulkan kerawanan konflik horizontal," ujarnya.

Menurut data 2005 hingga Agustus 2013, kata dia, terdapat kerusakan infrastruktur, 75 korban jiwa dan 256 orang luka akibat gesekan saat Pilkada.

Dia juga menilai, Pilkada dapat mengakibatkan kurangnya keharmonisan di antara kepala daerah dan wakilnya.

"Sejak 2010, hanya 40 pasangan yang kemudian maju kembali bersama untuk pemilihan berikutnya," ungkapnya.

Sementara dia mencatat, kurang lebih tujuh persen terdapat masalah lain. Karena, ada yang kepala daerah atau wakil incumbent kembali maju pada pemilihan berikutnya. "Mau bagaimana nanti birokrasinya?" keluhnya. [ren]

Topik berita Terkait:
  1. Pilkada
  2. Mahfud MD
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini