Mahfud MD Sebut Masih Ada Pasal dan UU Pesanan

Kamis, 19 Desember 2019 11:57 Reporter : Merdeka
Mahfud MD Sebut Masih Ada Pasal dan UU Pesanan Mahfud MD. ©2019 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Menko Polhukam Mahfud Md mengatakan, Indonesia masih menghadapi persoalan dalam penyusunan aturan hukum. Ini disampaikan Mahfud saat memberikan sambutan dalam diskusi yang diadakan oleh Gerakan Suluh Kebangsaan dengan tema Merawat Semangat Hidup Berbangsa.

"Problem kita itu sekarang dalam membuat aturan hukum, itu sering kacau balau. Ada hukum yang dibeli, pasal-pasalnya dibuat karena pesanan, itu ada. Undang-undang yang dibuat karena pesanan, Perda juga ada. Disponsori oleh orang-orang tertentu agar ada aturan tertentu," kata Mahfud di Hotel Arya Duta, Jakarta, Kamis (19/12).

Dia pun menyebut, sekarang ini banyak aturan yang tumpang tindih antara satu dengan yang lain.

"Sehingga, Presiden sekarang membuat apa yang disebut omnibus law," jelas Mahfud.

1 dari 1 halaman

Dia pun juga menyinggung soal penegakan hukum, masih dianggap tidak memenuhi unsur keadilan.

"Rasa keadilan sering ditabrak oleh formalitas-formalitas hukum. Oleh otoritas-otoritas yang mengatakan, kamu berpendapat begitu, kami kan yang memutuskan, misalnya. Lalu timbulah rasa ketidakadilan," tukasnya.

Reporter: Putu Merta

Sumber: Liputan6.com [ded]

Baca juga:
Dua TNI Tewas Ditembak, Pendekatan Keamanan Akan Digunakan Hadapi Separatis Papua
Artidjo dan Albertina Ho Jadi Calon Dewas KPK, Ini Reaksi Mahfud MD
Koopsus TNI Siap Bebaskan 3 WNI Disandera Abu Sayyaf Bila Ada Keputusan Negara
Mahfud MD Janji Bebaskan 3 WNI Disandera Abu Sayyaf
Mahfud MD Sebut Omnibus Law Perpajakan dan Ketenagakerjaan Disahkan Besok
Rusuh Penggusuran Tamansari, Mahfud MD Sebut Siapa Pun Tak Boleh Langgar Hukum

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini