Macam-macam partai politik memaknai nomor urut Pemilu 2019

Selasa, 20 Februari 2018 07:00 Reporter : Rizky Andwika
Pengundian nomor urut Parpol peserta Pemilu 2019. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - 14 Partai politik peserta Pemilu 2019 telah mendapatkan nomor urut usai Komisi Pemilihan Umum (KPU) melakukan pengundian, Minggu (18/2) malam. Partai politik seakan memiliki makna sendiri usai mendapat nomor urut. Ada yang menyebutnya sebagai tanda alam, mendapat nomor magis hingga ada yang menyebut doanya terkabul karena nomor urut yang didapat merupakan yang diharapkan.

Pengundian nomor urut yang digelar di Gedung KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat tersebut dihadiri langsung oleh ketua umum partai politik. Hanya dua ketua umum partai yang absen, yaitu Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang diwakili anaknya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang baru didaulat menjadi Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) untuk Pemilukada 2018 dan Pemilu 2019. Selain SBY yang absen, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh juga tak hadir dan diwakili oleh Sekjen NasDem Johnny G Plate.

Berikut pernyataan elite partai politik terkait makna nomor urut Pemilu 2019:

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan doa yang terkabul

Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar mengungkapkan rasa syukurnya mendapatkan nomor urut satu.

"Hari ini kita bersyukur kita mendapat nomor 1. Artinya satu nusa, satu bangsa, satu tujuan untuk Indonesia yang makmur dan sejahtera," kata pria yang akrab disapa Cak Imin.

Nomor satu ternyata telah diharapkan sebelumnya oleh Cak Imin. "Alhamdulillah doa saya terkabul. Teman-teman semua terima kasih doa kita terkabul. Insyaallah lebih memudahkan. Insyaallah lebih juara satu," kata dia.

Ia berharap jalan yang ditempuh PKB dalam menghadapi Pemilu 2019 menjadi lebih mudah. "Memudahkan kampanye dan memudahkan semua. Target kita setidaknya juara satu. Kita menargetkan 100 kursi," ujarnya.

Partai Gerindra dan 'victory'

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan partainya menyambut baik nomor urut dua yang didapat pada pengundian nomor urut partai politik peserta Pemilu 2019.

Nomor dua jika dilambangkan dengan jari telunjuk dan jari tengah membentuk huruf V berarti victory yang berarti kemenangan.

"Saya tadi malam bersama Pak Prabowo Subianto dan Sekjen, kami senang sekali dapat nomor dua. Seperti kata Winston Churchil, kan, V for victory," kata Fadli.

PDIP dan 'Metal'

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri mengaku senang ketika dirinya mendapatkan undian nomor urut tiga untuk Pemilu 2019 mendatang. Karena menurutnya nomor tersebut nomor perjuangan.

"Dapat menarik nomor tiga dan saya ingat sekali nomor tiga itu adalah nomor ketika sedang berjuang, jadi namanya itu Metal (Banteng Menang mental)," ujar Megawati.

Megawati ingin agar slogan metal dan nomor tiga adalah nomor perjuangan bisa disebarluaskan kepada seluruh kader PDIP yang ada di seluruh Indonesia. Dia yakin bahwa dengan nomor tiga, PDIP bakal mendapatkan suara terbanyak.

"Jadi itu tolong disebarkan, pasti namanya banteng tau namanya metal, karena dulu dengan nomor tiga ketiga metal. Insya Allah ketika kita bekerja keras, Pilkada, pemilu dan pilpres nanti kita bisa menang," ujarnya.

Golkar dan empat pilar

Partai Golkar mendapatkan nomor empat dalam pengundian nomor urut peserta Pemilu 2019. Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengartikan nomor urut empat sama dengan empat pilar bangsa Indonesia yaitu UUD 1945, Pancasila, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Hal itu disampaikan Airlangga dalam pidato sambutannya usai pengundian dan penetapan nomor urut parpol peserta Pemilu 2019. "Golkar sebagaimana diketahui mendukung perjuangan empat pilar yang dijunjung Pak Taufik Kiemas, (mantan) Ketua MPR yaitu UUD, Pancasila, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika," jelasnya.

Angka empat juga berkaitan dengan empat program partai berlambang beringin itu. Empat program tersebut yaitu sembako murah, harga rumah terjangkau, ketersediaan lapangan kerja, dan akselerasi industri. Dengan empat program ini diharapkan Indonesia bisa sejahtera.

NasDem dan nomor magis

Partai NasDem mendapat nomor urut lima dalam Pemilu 2019 mendatang. Angka lima bagi partai yang didirikan Surya Paloh ini memiliki makna magis.

"Nomor lima nomor magis. Pancasila lima dasar. Nasdem untuk restorasi," kata Sekjen DPP Partai NasDem, Johnny G Plate.

Angka lima juga menandakan paling tidak NasDem bisa menjadi lima besar perolehan suara pada Pemilu mendatang. Kendati partainya menargetkan menjadi tiga besar.

PKS dan kenangan nomor delapan

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendapatkan nomor urut delapan untuk Pemilu 2019. Bagi PKS, nomor delapan punya kenangan khusus. Presiden PKS Sohibul Iman mengatakan nomor urut tersebut sama dengan yang diperoleh PKS saat Pemilu 2009.

"8 Kembali ke nomor PKS tahun 2009," kata Sohibul.

PPP dan angka tertinggi

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mendapatkan nomor urut 10 pada Pemilu 2019. Ketua Umum PPP M Romahurmuziy mengatakan nomor 10 memiliki makna khusus. Dalam penilaian, angka 10 merupakan nilai tertinggi dalam ujian.

"Angka 10 merupakan nilai tertinggi dalam ujian. Jadi 10 angka terbaik," kata pria yang akrab disapa Rommy ini.

Selain itu, angka 10 merupakan makna sepakat atau 'tos'. Kemudian juga angka 10 bermakna bahwa PPP akan mengikuti pemilu yang ke-10 sejak 1977. "Angka 10 juga mengingatkan pada jumlah malaikat Allah," ujarnya.

Rommy menambahkan, angka 10 dalam permainan sepak bola digunakan bintang papan atas seperti Diego Maradonna, Lionel Messi, Alessandro Del Piero dan Francesco totti.

PSI dan sepak bola

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie mengibaratkan angka 11 yang mereka dapatkan sebagai sebuah kesebelasan sepak bola. Tim sepak bola isinya 11 orang yang dimaknai tak ada pemain tunggal dan harus 'team work'.

"Nomor 11 mengingat kami pada tim sepak bola yang isinya 11 orang esensinya adalah dalam sebuah tim sepak bola enggak ada pemain tunggal, enggak ada yang main cantik sendirian kemudian timnya menang. Kita butuh team work kerjasama menggolkan PSI masuk dalam parlemen sama-sama kita bersihkan politik Indonesia dengan kemenangan Pemilu 2019," ujar Grace.

Hanura dan berkah angka 13

Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) mengatakan nomor urut 13 merupakan berkah bagi partainya bukan justru identik dengan angka sial.

"Hanya 1 dan 3 yang kalau digabung jadi huruf B. Kalau B itu adalah berkah," kata OSO.

Selain itu, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) ini juga menilai angka 13 jika digabung akan menjadi huruf B. Menurut dia, huruf B merupakan 'Bagus'.

"B itu adalah bagus. B adalah baik. Ada B di kata 'sabar'. Robbanaa afrigh alainaa shobron. Ya Allah, ya Tuhanku, limpahkanlah kesabaran atas diri kami. Jadi, jangan mau cari nomor yang kecil-kecil," ujarnya.

Demokrat dan semesta alam

Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Pemenangan Pemilu 2019 Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan nomor urut 14 yang didapat oleh partainya seolah pertanda alam. Sebab, partainya memiliki slogan 'SIAP' dan dapat diolah dengan angka 14 menjadi 'S14P'.

"Slogan partai kita adalah Demokrat Siap! Semoga ini adalah tanda semesta alam bagi Demokrat sesuai dengan S14P," katanya.

"Mudah-mudahan ini tanda dukungan semesta alam untuk kesiapan kami memenangkan Pemilu 2019. Demokrat siap berjuang bersama rakyat menuju Indonesia yang baik, aman dan adil," ujarnya.

Saat ini, AHY mengatakan upaya terpenting dari Demokrat ialah berjuang sekuat tenaga memenangkan hati masyarakat Indonesia, dari Sabang sampai Merauke. Ia juga mengajak masyarakat Indonesia bekerja keras dan berjuang mewujudkan Indonesia agar semakin baik.

"Dengarlah aspirasi rakyat. Berikan solusi terbaik. Tunjukkan kalau kita pejuang yang siap berkompetisi adil dan bermartabat," serunya.

Ia juga mengajak semua pihak berkompetisi dengan tulus. Walaupun sama-sama bertujuan menang, tapi semua harus ditujukan demi merah putih.

Pengundian nomor urut ini diikuti oleh 14 partai politik yang dinyatakan telah memenuhi syarat administrasi dan verifikasi faktual secara nasional.

"Pengundian dan penetapan nomor urut parpol peserta pemilu 2019 merupakan tindaklanjut setelah KPU tetapkan parpol peserta pemilu 2019. Sebagaimana ketentuan undang-undang, KPU akan lakukan pengundian dan penetapan nomor urut untuk 14 parpol Nasional dan 4 parpol lokal," ujar Ketua KPU Arief Budiman, Minggu (18/2).

Berikut nomor urut 14 partai politik peserta Pemilu 2019:

1. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
2. Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)
3. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)
4. Partai Golkar
5. Partai NasDem
6. Partai Garuda
7. Partai Berkarya
8. Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
9. Partai Persatuan Indonesia (Perindo)
10. Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
11. Partai Solidaritas Indonesia (PSI)
12. Partai Amanat Nasional (PAN)
13. Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura)
14. Partai Demokrat [rzk]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini