M Taufik Dicopot, Pimpinan DPRD DKI dari Demokrat Merasa Kehilangan

Kamis, 21 April 2022 15:00 Reporter : Yunita Amalia
M Taufik Dicopot, Pimpinan DPRD DKI dari Demokrat Merasa Kehilangan Rapat paripurna DPRD. ©2019 Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Demokrat, Misan Samsuri berharap Mohammad Taufik dapat 'legowo' menerima pergantian dirinya dari Wakil Ketua DPRD DKI. Namun, Misan mengaku cukup kehilangan atas pergantian Wakil Ketua DPRD DKI dari Fraksi Gerindra tersebut.

Dalam kurun 2022, dua orang Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta mengalami pergantian oleh masing-masing partai. Fraksi PKS menggantikan Abdurrahman Suhaimi dengan Khoirudin. Fraksi Gerindra, menggantikan Mohammad Taufik dengan Rani Mauliani.

"Saya tentunya berharap dan berdoa agar dia, kolega saya ini, dapat legowo atas apa yang telah terjadi, semoga banyak hikmah dan kebaikan sesudahnya," kata Misan kepada merdeka.com, Kamis (21/4).

Misan berujar, ia cukup kehilangan atas rotasi yang dilakukan Fraksi PKS dan Gerindra saat ini. Selama tiga tahun menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD, Misan mengaku memiliki rekan kerja yang baik meski berbeda partai politik.

Meski demikian, ia enggan mengomentari lebih lanjut perihal pergantian Taufik dari jabatannya saat ini. Pun saat diminta konfirmasi kehadiran dalam rapat paripurna yang dijadwalkan Selasa (26/4), Misan enggan menjawab.

"Proses ini kewenangan masing-masing partai politik di mana beliau berdua bernaung, jadi enggak elok kalau saya komentari lebih jauh," imbuhnya.

2 dari 2 halaman

M Taufik Pimpin Paripurna

Sementara itu, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menyampaikan bahwa Taufik yang akan memimpin rapat paripurna.

Pras, sapaan akrab Prasetio, bercerita, sebelum menggelar rapat Badan Musyawarah (Bamus), Pras menghubungi Taufik melalui sambungan telepon. Kepada Pras, Taufik meminta dirinya yang akan memimpin rapat paripurna. Permintaan itu disetujui oleh Pras.

"Sebelum ini sudah saya telepon Pak Taufik bahwa enggak ada masalah, tapi dia dikhususkan sendiri untuk diparipurnakan pergantian itu," kata Pras di Gedung DPRD DKI, Selasa (19/4).

Politikus PDIP itu mengapresiasi sikap Taufik yang memimpin rapat yang intinya menanyakan pendapat anggota DPRD setuju tidaknya Taufik diganti dari jabatannya sebagai Wakil Ketua DPRD DKI.

Untuk mendapatkan hasil yang sesuai dengan tata tertib DPRD, keputusan rapat paripurna DPRD DKI akan berlaku jika 50+1 anggota DPRD hadir.

"Apakah disetujui untuk pergantian pimpinan dewan, yang penting kuorum dulu 50+1," ujarnya.

Jika rapat paripurna kuorum, dan menyetujui pergantian Wakil Ketua DPRD, maka langkah selanjutnya adalah surat hasil paripurna dikirim ke Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, untuk diteruskan ke Kementerian Dalam Negeri.

Surat jawaban akan kembali dikirim oleh Kementerian Dalam Negeri, hingga bermuara di DPRD. Selama proses pergantian berlangsung, Pras memastikan bahwa Mohammad Taufik masih menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD.

"De facto sudah, tapi pegang palu untuk memimpin belum, masih Pak Taufik" pungkasnya. [rnd]

Baca juga:
M Taufik Bakal Pimpin Paripurna Pergantiannya Sebagai Wakil Ketua DPRD DKI
Paripurna Pergantian M Taufik dari Wakil Ketua DPRD DKI Digelar 26 April 2022
Gerindra Jakarta Sudah Bersurat Soal Pencopotan Taufik dari Wakil Ketua DPRD
M Taufik Sebut Dukungan Capres untuk Anies karena Sesama KAHMI, Tak Wakili Gerindra
Riza Patria Pastikan M. Taufik Tetap di Gerindra dan Jabat Ketua Dewan Penasihat
Riza Patria: Taufik Dicopot dari Wakil Ketua DPRD DKI atas Perintah DPP Gerindra

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini