Luruskan ucapan Andi Mallarangeng, Demokrat belum bahas syarat koalisi

Selasa, 13 Maret 2018 11:50 Reporter : Randy Ferdi Firdaus
Luruskan ucapan Andi Mallarangeng, Demokrat belum bahas syarat koalisi Sidang Andi Mallarangeng. ©2014 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Amir Syamsuddin menegaskan, belum ada syarat politik yang diberikan partainya untuk membangun koalisi di Pilpres 2019. Pernyataan Amir ini sekaligus meluruskan ucapan Andi Mallarangeng saat Rapimnas 11 Maret yang menyebut ada tiga syarat yang diajukan Demokrat untuk berkoalisi.

Amir mengatakan, syarat politik yang diucapkan Andi sebagai pribadi. Meskipun dia menyambut baik apa yang dikatakan Andi. Tapi dia menekankan, belum ada syarat yang dibahas Demokrat menyangkut koalisi.

"Belum secara resmi, itu disuarakan sebagai pribadi, sebagai sebuah corong Demokrat saya ragu itu. Walaupun pernyataan Andi baik, saya kira rasional, tapi itu lebih merupakan pendapat pribadi," kata Amir saat berbincang dengan merdeka.com, Selasa (13/3).

Amir Syamsuddin kunjungi Lapas Cipinang 2014 merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman


Menurut dia, syarat koalisi Demokrat secara resmi akan disampaikan oleh Sekjen Demokrat Hinca Pandjaitan. Namun dia menegaskan sekali lagi, sebagai petinggi partai belum ada sama sekali pembahasan tentang syarat koalisi seperti yang dikatakan Andi.

"Saya kira harus kita bahas dulu baru saya bicara jika diberi tugas untuk bicara. Inikan lebih kepada pandangan pribadi. Kalau sikap partai corongnya jelas nanti," jelas dia lagi.

Pernyataan Andi Mallarangeng ini mendapat kritik dari Politikus PDIP Hendri Yosodiningrat. Menurut dia, tak elok jika belum apa-apa sudah mengajukan syarat untuk berkoalisi.

Sementara Amir Syamsuddin merasa belum ada pembahasan tentang syarat itu di antara petinggi Partai Demokrat. Dia ragu bahwa syarat itu sudah dibahas tanpa sepengetahuan dirinya.

"Kita belum secara resmi, apakah sudah ada saya merasa belum pernah berbicara, itu nanti," tutup Amir.

Sebelumnya diberitakan, Partai Demokrat siap berkoalisi dengan partai mana pun di Pemilu 2019. Politikus Partai Demokrat Andi Mallarangeng mengatakan partainya terbuka bekerja sama dengan Joko Widodo.

Ini tidak lepas dari pidato Jokowi yang menyebut dirinya adalah seorang Demokrat. Menurut Andi, semua orang yang berjiwa Demokrat bisa menjadi mitra kerja sama dengan partainya, termasuk Jokowi.

"Tentu saja kalau kami kan partai Demokrat. Semua orang-orang yang berjiwa Demokrat bisa berpotensi menjadi kader Partai Demokrat, simpatisan Partai Demokrat, ataupun mendukung dan bekerja sama dengan Partai Demokrat," kata Andi di SICC, Sentul, Jawa Barat, Minggu (11/3).

Namun, lanjut Andi, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono memberikan tiga syarat sebelum memilih mitra koalisi. Tiga syarat itu mempertimbangkan visi misi Demokrat, faktor kepercayaan serta platform koalisi.

"Pertama kerangkanya harus tepat. Kedua respect and trust. Ketiga platform dari koalisi itu harus dibicarakan bersama tentu saja. Kita lihat saja nanti bagaimana. Sekali lagi kita masih jauh," ujarnya.

Proses komunikasi dengan sejumlah partai politik terus dilakukan. Hal ini terlihat dari safari politik yang dilakukan Ketua Kogasma Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ke pimpinan-pimpinan partai politik.

"Inilah esensi dari demokrasi. Dimana kami sebagai partai tengah membuka kesempatan untuk bekerja sama dengan partai lain. Tapi hasilnya masih berporses terus," ujarnya. [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini