LSI Denny JA Ungkap Risiko PDIP Usung Puan Maharani di Pilpres 2024

Kamis, 17 Juni 2021 17:47 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
LSI Denny JA Ungkap Risiko PDIP Usung Puan Maharani di Pilpres 2024 Puan Maharani. ©Liputan6.com/Putu Merta Surya Putra

Merdeka.com - Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Adjie Alfaraby memaparkan risiko jika Puan Maharani dipilih Megawati Soekarnoputri jadi calon presiden 2024. Menurutnya, Puan akan kalah dengan capres lain.

"Kalau PDIP dan Ibu Mega sebagai queen maker menetapkan Puan sebagai calon presiden PDIP 2024 maka risikonya ada potensi capres PDIP dikalahkan dengan capres lain, artinya PDIP akan kehilangan peluang untuk mengontrol pemerintahan di 2024-2029," katanya dalam survei 3 king/queen maker Pilpres 2024 dan komplikasinya, Kamis (17/6).

Adjie menuturkan, komplikasi Puan Maharani adalah secara elektabilitas masih rendah dibanding capres lain. Di survei LSI, Puan baru memperoleh elektabilitas 2 persen dari dukungan publik secara nasional. Padahal, tingkat pengenalan atau popularitas dari Puan sudah mencapai 61 persen meski belum mentok.

"Artinya Mbak Puan masih punya potensi menaikkan elektabilitasnya karena popularitasnya masih di angka 61 persen, memang rumus atau hukum besinya semakin naik popularitasnya maka ada potensi kenaikan elektabilitas," katanya.

"Namun hal ini bisa berubah kalau H-1 tahun atau menjelang kurang lebih di bulan Januari Februari 2023 kalau elektabilitas Puan Maharani di atas 25 persen maka kondisinya bisa berubah, maka Puan punya peluang menjadi capres kuat yang diusung PDIP," sambungnya.

Lebih lanjut, LSI Denny JA membuat simulasi bila PDIP dan Gerindra bersepakat untuk berkoalisi mengusung capres dan cawapres 2024. Capresnya Prabowo Subianto cawapresnya Puan Maharani. Menurutnya, dengan skema itu hanya membuat partai Gerindra menjadi pemenang di pemilu serentak 2024.

"Kalau pilihan ini diambil oleh PDIP atau queen maker Megawati sebagai pilihan politik PDIP, maka risikonya adalah PDIP memberikan panggung besar terhadap Gerindra untuk menjadi partai terbesar atau berpotensi menjadi partai pemenang pemilu 2024," tutupnya. [bal]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini