Loyalis Ical mengaku menyesal punya teman seperti Yasonna Laoly

Senin, 6 April 2015 19:37 Reporter : Rizky Andwika
Loyalis Ical mengaku menyesal punya teman seperti Yasonna Laoly Menkumham Yasonna H Laoly. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly hadir dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR. Loyalis Aburizal Bakrie (Ical) tak menyiakan kesempatan untuk mengkritik kebijakan Yasonna yang sahkan kubu Agung Laksono pimpin Golkar.

Loyalis Ical, Ahmadi Noor Supit merasa prihatin dengan statement Yasonna yang tidak menganggap putusan sela dari PTUN. Menurut dia, putusan Menkum HAM yang sahkan kubu Agung Laksono juga meresahkan Golkar hingga ke daerah.

Supit bahkan menyebut bahwa tidak masuk akal jika pemerintah mengesahkan Munas Golkar di Ancol. Sebab, lanjut dia, sudah ada dua tersangka yang ketahuan memalsukan surat mandat untuk gelar munas di Ancol.

"Kita berupaya mati-matian mengatakan bahwa apa yang diputuskan keliru. Bayangkan pemerintah mengakui munas yang baik pelaksanaannya. Itu tidak ada nama diakui. Peserta sudah dilaporkan sudah ada tersangkanya. Gimana mungkin pemerintah harus akui sebuah kongres munas yang seperti ini. Ini jelas tendensius," kata Supit.

Dia meminta agar Yasonna teliti mengesahkan kepengurusan parpol yang sedang bersengketa. Dengan begitu, kata dia, pemerintah bisa melihat mana munas yang sah dan tidak.

Sangking kesalnya dengan kebijakan Yasonna ini, Supit yang pernah duduk bersama sebagai pimpinan Banggar bersama Yasonna, merasa menyesal kenal dengan Politikus PDIP itu.

"Saudara menteri harus teliti dulu munas itu, dan akan jelas perbedaan mana yang sah mana yang tidak. Maka partai Golkar harus menuduh menteri ada agenda politik yang kejam. Berlanjut seperti sekarang, jika menteri tak akui putusan PTUN, jujur saja saya menyesal punya teman seperti ini. Pilkada, kalau menteri tidak jelaskan siapa yang punya kewenangan itu bahaya juga. harus ada konsistensi karena jelang pilkada," tegas dia. [rnd]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini