Loyalis Airlangga Ingatkan Kubu Bamsoet: Undangan Pleno Harus Ditandatangani Ketum

Rabu, 4 September 2019 12:43 Reporter : Sania Mashabi
Loyalis Airlangga Ingatkan Kubu Bamsoet: Undangan Pleno Harus Ditandatangani Ketum Wasekjen Golkar Ace Hasan Syadzily. Dokumen Partai Golkar

Merdeka.com - DPP Partai Golkar mengingatkan kubu Bambang Soesatyo soal mekanisme rapat pleno. Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily mengatakan rapat pleno harus mendapat persetujuan dari Ketua Umum Airlangga Hartarto dan Sekjen Lodewijk F Paulus.

Hal ini menyusul manuver Bamsoet Cs menggelar rapat pleno di Kantor DPP Partai Golkar Jalan Anggrek Neli Murni, Jakarta Barat, Rabu (4/9). Rapat itu rencananya digelar pukul 13.30 WIB.

"Rapat Pleno DPP Partai Golkar itu ada mekanismenya. Harus ada undangan resmi yang ditandatangani Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal," kata Ace kepada merdeka.com, Rabu (4/9).

Sampai saat ini, kata Ace, DPP Partai Golkar belum mengagendakan rapat pleno. Pihaknya baru akan menggelar rapat Koordinator Bidang (Koorbid) pada 6 September mendatang.

"Kan kita akan Rapat Koorbid dulu," ucapnya.

Diketahui, Kubu Bambang Soesatyo berencana menggelar rapat pleno di DPP Golkar, Rabu (4/9). Sementara kubu Airlangga Hartarto, memilih untuk rapat Koordinator bidang pada 6 September nanti.

Rapat pleno kubu Bamsoet akan digelar siang ini Pukul 13.30 WIB di DPP Golkar. Sementara DPP Golkar saat ini tengah dikuasai oleh kubu Airlangga Hartarto.

"Iya betul," kata Politikus Golkar kubu Bamsoet, Nofel Saleh Hilabi kepada merdeka.com.

Nofel belum mau menjawab, siapa yang akan pimpin pleno. Dia juga belum mau menjelaskan, soal penguasaan DPP Golkar oleh kubu Airlangga.

"Nanti saya jelaskan," singkat Nofel. [ray]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini