Loloskan Delapan Nama Calon Hakim Agung, Komisi III Klaim Tak Ada Unsur 'Titipan'

Kamis, 23 Januari 2020 13:54 Reporter : Merdeka
Loloskan Delapan Nama Calon Hakim Agung, Komisi III Klaim Tak Ada Unsur 'Titipan' Gedung Mahkamah Agung. Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Komisi III merampungkan fit and proper test terhadap 10 calon hakim agung dan hakim ad hoc Mahkamah Agung. Ketua Komisi III Herman Hery menyatakan, dari 10 nama, delapan orang lolos dan akan dibawa ke rapat paripurna DPR RI.

"Kami mengedepankan musyawarah mufakat, akhirnya kami memutuskan secara mufakatnya adalah kami memilih delapan calon," kata Herman di Kompleks Parlemen Senayan, Kamis (23/1).

Delapan nama calon hakim agung adalah Susilo, Dwi Sugiarto, Rahmi Mulyati, Bursa, Brigjen TNI Sugeng Sutrisno, Agus Yuniarto, Ansori dan Sugianto.

Dua nama yang tidak disetujui adalah Sartono dan Willy Farianto. DPR tidak menjelaskan alasan penolakan dua nama tersebut.

"Saya kira kami tidak perlu sampaikan alasan ditolak. Menerima dan menolak adalah hak anggota komisi III," kata Herman.

Politisi PDIP itu menegaskan, tidak ada pesanan dari Parpol maupun lobi-lobi dari calon hakim pada komisi III selama proses tes.

"Pesanan (parpol) pun tidak laku buat kami, seperti kami katakan bahwa hak anggota hak poksi nah oleh sebab itu terjadi mekanisme perdebatan tertutup, yang saya sebut dinamika dalam mengambil keputusan dan hasil dari mekanisme yang sudah kami lakukan itu delapan nama tadi yang sudah kita umumkan," jelasnya.

"Lobi itu apa ya? Tentu kami tidak dilobi, tidak dilobi. Kita profesional saja. Oke," ucapnya.

Reporter: Delvira Hutabarat
Sumber: Liputan6.com [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini