Logistik Pemilu 2014 di Jawa Barat gagal lelang

Sabtu, 9 November 2013 17:53 Reporter : Andrian Salam Wiyono
Logistik Pemilu 2014 di Jawa Barat gagal lelang logistik pilkada putaran kedua. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Kebutuhan logistik untuk Pemilu 2014 di Jawa Barat gagal lelang. Ada tiga unit layanan pengadaan (ULP) barang dan jasa Pemerintah Provinsi Jawa Barat yakni kotak suara, bilik suara, dan sampul. Alasan gagal lelang karena sepi peminat.

Ketua KPU Jawa Barat Yayat Hidayat menjelaskan sejauh ini hanya ada satu perusahaan yang mengajukan penawaran. Sedangkan sesuai aturan lelang baru bisa dilaksanakan jika minimal ada tiga perusahaan yang mengajukan penawaran yang nantinya dipilih salah satu pemenangnya.

"Jadi untuk pengadaan logistik ini memang gagal lelang," kata Yayat di Bandung, Sabtu (9/11).

Dia mengaku alasan sepi peminat dikarenakan sempitnya waktu yang diberikan untuk proses produksi dan distribusi. Pemenang dikasih tenggat waktu 15 hari mulai dari produksi sampai distribusi.

"Di sini mungkin alasannya perusahaan tidak sanggup melakukan pengadaan barang," ungkapnya. Menurut dia lelang pun diputuskan untuk diulang. Harapannya ke depan lebih banyak perusahaan yang akan mengikuti lelang.

Ia menambahkan akan memberi waktu 20 hari kepada perusahaan untuk proses produksi dan distribusi ke kabupaten/kota. Terkait anggaran jumlahnya cukup besar yakni Rp40,1 miliar. "Rinciannya untuk sampul Rp5,6 miliar, bilik suara Rp11 miliar, dan kotak suara Rp23,4 miliar," terangnya.

Dia menegaskan tidak terganggu dengan adanya gagal lelang itu. "Karena masa pemilukan masih panjang, tapi memang mengalami kemunduran untuk logistik di mana November harusnya sudah tersebar tapi sekarang jadi Desember," ucapnya.

[did]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Pemilu 2014
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini