Kubu Jokowi disebut tak berhak nilai Prabowo-Sandi tidak dekat dengan rakyat

Selasa, 16 Oktober 2018 12:10 Reporter : Sania Mashabi
Kubu Jokowi disebut tak berhak nilai Prabowo-Sandi tidak dekat dengan rakyat Prabowo-Sandiaga daftar ke KPU. ©Liputan6.com/Helmi Fithriansyah

Merdeka.com - Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan capres-cawapres Joko Widodo (Jokowi) dan KH Ma'ruf Amin kembali mengkritik pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno. Menurutnya pasangan itu tidak dekat dengan masyarakat.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Mustafa Kamal langsung angkat bicara. Kata dia, hanya masyarakat yang berhak menilai kedekatan paslon dengan rakyat.

"Ya kalau menilai diri sendiri ya seperti itu. Ya sebaiknya jangan menilai diri sendiri, biarkan masyarakat yang memberikan penilaian. Tentu kita semua akan saling menilai. Ya tidak patut lah menilai diri sendiri," kata Mustafa di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/10).

Sekjen Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menjelaskan, kedekatan paslon dengan masyarakat tidak bisa dinilai dari acara-acara kenegaraan. Kata dia, masyarakat juga sudah cerdas dalam menilai mana yang pencitraan sama yang tidak.

"Apakah orang yang kemudian bertingkahlaku seolah-olah merakyat apakah itu betul-betul kebijakannya merakyat. Itu yang sekarang ini sedang menjadi fenomena politik, masyarakat semakin cerdas dan bisa mencerna," ungkapnya.

"Sekali lagi kedekatan dengan rakyat itu bukan hanya sekadar slogan, bukan hanya sekadar perwajahan. Tetapi yang lebih penting soal kebijakan yang betul-betul berpihak pada rakyat," ucapnya. [eko]

Topik berita Terkait:
  1. Prabowo Sandiaga
  2. Pilpres 2019
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini