Kubu Jokowi akui luka lama Pilpres 2014 masih terasa sampai sekarang

Jumat, 28 September 2018 15:36 Reporter : Yunita Amalia
Kubu Jokowi akui luka lama Pilpres 2014 masih terasa sampai sekarang Aria Bima. ©2017 merdeka.com/arie sunaryo

Merdeka.com - Koalisi Jokowi-Ma'ruf bakal meluncurkan atribut kampanye pasangan urut nomor 01 pada tanggal 10 Oktober mendatang. Direktur program Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Aria Bima mengatakan, atribut yang akan ditonjolkan adalah pencitraan Jokowi-Ma'ruf yang rekonsiliatif.

Belajar dari pemilihan umum tahun 2014, Aria menuturkan, kampanye hitam sangat mendominasi pada pemilu saat itu. Dampaknya pun dikatakan Aria masih terasa hingga sekarang dengan mencontohkan perang julukan di media sosial.

"Kita tidak ingin bahwa proses Pemilu 2014 di mana ternyata baik pengusung dan pendukung Pak Prabowo begitu juga pengusung dan pendukung Pak Jokowi sebenarnya tidak siap untuk melihat cara-cara kampanye yang dipenuhi dengan berbagai hal, tidak hanya black campaign, tapi juga negative campaign pun ternyata membuat luka batin yang cukup panjang."

"Di sosial media cebong sama kampret tidak pernah selesai, berseteru terus di sosial media. Karena apa? Karena proses kampanye yang 2014 itu terlalu saling ejek, saling bertikai, dan saling memberikan warna suasana kampanye itu bahasanya adalah perkelahian," ujar Aria di Posko pemenangan, Jalan Cemara, Jakarta Pusat, Jumat (28/9).

Politikus PDIP ini menambahkan, dari kekurangan pada kampanye 2014 itu pihaknya akan menggenjot pencitraan, framing, Jokowi dan Ma'ruf Amin, melalui sosial media, dan para juru bicara yang tergabung dalam tim kampanye.

Sementara itu, kata Aria, TKN Jokowi-Ma'ruf sudah mendaftarkan akun sosial media yang akan digunakan sebagai wadah kampanye.

"Ya kami daftarkan sesuai ketentuan KPU," jelas dia. [rnd]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini