Kubu Imam-Fadhli gugat ke MK dan laporkan KPU Yogyakarta ke DKPP

Selasa, 28 Februari 2017 13:32 Reporter : Purnomo Edi
Kubu Imam-Fadhli gugat ke MK dan laporkan KPU Yogyakarta ke DKPP Imam Priyono dan Achmad Fadli. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Tim pemenangan pasangan calon (paslon) nomor urut 1, Imam Priyono-Achmad Fadhli dalam Pilkada Kota Yogyakarta resmi mendaftarkan gugatan sengketa ke Mahkamah Konstitusi (MK), Senin (27/2). Selain mendaftarkan gugatan resmi ke MK, tim Imam-Fadhli juga melaporkan KPU Kota Yogyakarta ke Dewan Kehormatan Penyelenggaraan Pemilu (DKPP).

"Kita sudah resmi daftarkan gugatan ke MK kemarin. Kita juga telah membuat laporan ke DKPP terkait ketidaknetralan penyelenggara Pilkada Kota Yogyakarta," ujar Ketua badan Pemenangan Pemilu DPC PDIP Kota Yogyakarta, Antonius Fokky Ardiyanto, Selasa (28/2).

Fokky menerangkan, sesuai dengan pasal 158 Undang-undang nomor 10 tahun 2016 tentang Pilkada, peserta pilkada bisa mengajukan permohonan pembatalan penetapan hasil perhitungan suara jika selisih suara 0,5 hingga 2 persen dari total suara sah hasil perhitungan suara tahap akhir yang ditetapkan oleh KPU Kota maupun kabupaten. Besaran persentase diatur oleh UU sesuai dengan jumlah penduduk di wilayah itu.

"Selisih suara di Pilkada Kota Yogyakarta versi rekapitulasi KPU sebanyak 0,59 persen. Apalagi ada beberapa bukti kecurangan yang sudah kami catat," jelas Fokky.

Sedangkan untuk materi pengaduan ke DKPP terkait tidak konsistennya pembukaan kotak suara tidak sah oleh penyelenggara Pilkada Kota Yogyakarta. Padahal, lanjut Fokky ketika dilakukan pembukaan surat suara tidak sah saat proses rekapitulasi di KPU Kota Yogyakarta ditemukan surat suara sah di dalam kotak surat suara tidak sah.

"Surat suara tidak sah tidak dibuka semuanya. Tidak mungkin kita tahu suara tidak sah sebenarnya ada berapa jika tidak dibuka semuanya dan hanya menggunakan sampling saja," terang Fokky. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini