Kubu Ical bakal polisikan Agung soal surat pergantian fraksi palsu

Kamis, 26 Maret 2015 16:36 Reporter : Rizky Andwika
Kubu Ical bakal polisikan Agung soal surat pergantian fraksi palsu Bambang Soesatyo. Merdeka.com / Dwi Narwoko

Merdeka.com - Sekretaris Fraksi Partai Golkar versi Munas Bali, Bambang Soesatyo menyatakan surat permintaan meninggalkan fraksi Golkar oleh kubu Agung Laksono ilegal. Hal itu karena dinilai memakai kop surat yang palsu.

"Saya cek katanya ada surat yang mengatasnamakan Fraksi Golkar. Saya cek ternyata tidak ada kop surat yang berkurang dan tidak ada surat yang keluar. Mereka membuat surat sendiri dan stempel sendiri. Ini ilegal," kata Bambang Soesatyo di gedung DPR Senayan, Jakarta, Kamis (26/3).

Menurutnya, pemalsuan surat ini akan dilaporkannya ke Bareskrim Polri. Hal itu karena sikap Golkar kubu Agung ini termasuk tindakan pemalsuan dokumen.

"Ini akan kami laporkan ke pihak yang berwajib sama seperti laporan kami ke Bareskrim saat pemalsuan dokumen di Munas Ancol. Karena walaupun mereka sudah disahkan oleh Menkum HAM tapi mereka belum sah sepenuhnya, karena masih ada mekanisme pergantian fraksi lewat pimpinan sesuai aturan yang ada," terang dia.

Sebelumnya diketahui, Golkar kubu Agung Laksono telah mengirimkan surat ke Ketua Fraksi Golkar versi Munas Bali , Ade Komaruddin dan Sekretaris Fraksi Bambang Soesatyo berisi permintaan untuk angkat kaki dari fraksi Golkar sebelum pada tanggal 29 Maret 2015. Namun, Waketum Golkar kubu Agung Laksono, Yorrys Raweyai mengklaim surat tersebut telah dirobek oleh Bambang Soesatyo. [efd]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini