Kubu Bamsoet Tagih Janji Airlangga Bentuk Kepengurusan Bersama

Kamis, 5 Desember 2019 17:10 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Kubu Bamsoet Tagih Janji Airlangga Bentuk Kepengurusan Bersama Jokowi buka Munas Golkar. ©Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Munas X Partai Golkar dalam rapat komisi A menyepakati Ketum Golkar Airlangga Hartarto sebagai formatur tunggal atau penentu susunan kepengurusan Golkar periode 2019-2024. Airlangga punya mandat membuat tim bantuan untuk menyusun kepengurusan.

"Bisa meminta bantuan, di dalam pasal 12 (AD/ART) tadi sudah diketok," kata pimpinan rapat Komisi A, Azis Syamsuddin, di sela Munas X Golkar, Hotel Ritz-Carlton, Kuningan, Jakarta, Kamis (5/12).

"Mandat penuh, Pak Airlangga saja, bila diperlukan Pak Airlangga bisa membentuk," tambah Azis.

Para loyalis Bambang Soesatyo juga disebut telah mengirim nama untuk masuk kepengurusan pusat. Namun, kata Azis, hal tersebut belum final. "Belum final, masih dia ngirim-ngirim nama," ucap Azis.

Posisi Wakil Ketua Umum Partai Golkar dalam rapat komisi A tersebut. Azis bilang, hal itu di atur dalam AD/ART partai beringin. "Ada, memang ada di pasal 11," ucap Azis.

1 dari 1 halaman

Loyalis Bamsoet Serahkan ke Airlangga

Dikonfirmasi terpisah, Loyalis Bamsoet, Ahmad Noor Supit mempercayakan kepada Airlangga membentuk kepengurusan baru. Dia menyebut Airlangga menjanjikan gerbong Bamsoet masuk DPP.

"Iya lah (dijanjikan). Kita tunggu saja. Kan sudah disampaikan juga pada saat pidato pembukaan ada rekonsiliasi. Tinggal realisasi (Airlangga) saja apa benar, apa enggak," kata Supit.

Kubu Bamsoet masih menunggu ajakan dari pihak Airlangga. Dia mengungkit kesepakatan Bamsoet mundur dari Caketum Golkar. "Kalau satu deal ketika Bamsoet harus mundur itu. Mereka rekonsiliasinya adalah kepengurusan bersama," ujar dia.

Supit tidak memungkiri bila kubu Bamsoet meminta 30 persen di struktur kepengurusan pusat Golkar. Menurutnya, cerminan rekonsiliasi harus terealisasi di kepengurusan baru.

"Itu kan konsep ke konsep saja, pada intinya adalah, cerminan rekonsiliasi itu harus kelihatan dari nanti konfigurasi pengurus yang akan nanti diputuskan," pungkasnya. [ray]

Baca juga:
Membaca Gestur Jokowi dan Analisa Bamsoet Mundur dari Caketum Golkar
Ma'ruf Amin akan Tutup Munas Golkar Malam Ini
Ada Beda Pendapat, Sidang Komisi AD/ART Munas Golkar Berlangsung Panas
Golkar Klaim Suasana Pemilihan Ketum Demokratis dan Kekeluargaan
Airlangga Tawarkan Posisi Kehormatan untuk JK dan Luhut di Golkar

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini