Kubu Agung 'sentil' Ical: Tak bisa terima kekalahan & harus belajar

Rabu, 18 Maret 2015 11:19 Reporter : Efendi Ari Wibowo
Kubu Agung 'sentil' Ical: Tak bisa terima kekalahan & harus belajar Ical dan Agung Laksono buka Mupimnas Kosgoro. ©2014 merdeka.com/muhammad lutfhi rahman

Merdeka.com - Ketua DPP Partai Golkar versi Munas Ancol, Leo Nababan menyambut gembira pernyataan Ketua Mahkamah Partai Golkar Muladi yang meminta kader partai beringin tunduk pada keputusan Menkum HAM Yasonna Laoly. Imbauan itu dinilainya sesuai dengan putusan sidang Mahkamah Partai lalu.

"Kami bersyukur artinya ada kebenaran. Kalau diukur dengan hati yang jernih memang kebenaran itu," kata Leo Nababan saat dihubungi, Rabu (18/3).

Lanjut dia, Menkum HAM Yasonna Laoly telah benar mengesahkan kepengurusan Golkar di bawah kepemimpinan Agung Laksono. Kubu Ical sebaiknya berlapang dada dengan bergabung dalam kepengurusan.

"Menkum HAM sudah mengambil keputusan berlandaskan Mahkamah Partai. Harusnya Pak Ical legowo? menerima kekalahan," terang dia.

Dia menyatakan Ical sebaiknya menghentikan segala gugatannya di pengadilan. Hal itu agar konflik Golkar tidak merembet ke daerah-daerah.

"Selama ini kurang bisa menerima kemenangan orang lain. Harusnya dia belajar lah?," pungkas dia.

Diketahui, Ketua Mahkamah Partai Golkar Muladi menerima keputusan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia yang mengakui kepengurusan Partai Golkar kubu Agung Laksono. Dia meminta semua kader Golkar untuk legowo atas keputusan Menkum HAM Yasonna Laoly yang diambil berdasarkan keputusan mahkamah partai itu. [dan]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini