KPU Temukan Ratusan Ribu Data Pemilih Berusia Unik

Selasa, 16 April 2019 06:51 Reporter : Nur Habibie
KPU Temukan Ratusan Ribu Data Pemilih Berusia Unik KPU. ©2017 Merdeka.com/Genan

Merdeka.com - Jelang pencoblosan, panitia penyelenggara pemilu terus disibukkan dengan banyaknya keluhan dari masyarakat terkait surat suara. Karena, masih banyak data masyarakat yang belum mendapatkan hak suara politiknya.

Ternyata bukan hanya belum mendapatkan hak politik suaranya saja, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI ternyata menemukan adanya data pemilih yang dinilai mempunyai usia yang unik.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Viryan Aziz mengatakan, data unik yang ditemukan pihaknya itu seperti adanya dugaan data pemilih yang berusia di atas 90 tahun dan di bawah 17 tahun.

"Data usia unik (dianggap tidak wajar) atau umur 90 tahun ke atas dan di bawah 17 tahun," kata Viryan di Kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Senin (15/4).

Ia pun menyebut, dugaan data pemilih usia unik atau dianggap tak wajar sebanyak 325.257. Jumlah tersebut antara pemilih usia unik berusia di atas 90 tahun dan di bawah usia 17 tahun.

"Usia 90 tahun sebanyak 304.782 dan usia di bawah 17 tahun sebanyak 20.475," sebutnya.

Mengetahui hal tersebut, pihaknya pun langsung melakukan perbaikan data sebelum dilakukannya pencoblosan pada 17 April 2019 mendatang.

"Telah diselesaikan dengan memperbaiki terhadap kekeliruan entry elemen data dan pencoretan terhadap pemilih yang tidak memenuhi syarat," pungkasnya. [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini