KPU: Tahun pemilu, pers jangan terjebak jurnalisme balap kuda

Minggu, 23 Februari 2014 10:32 Reporter : Dharmawan Sutanto
surat suara Pemilu 2014 dicetak. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Pemilu kian dekat. Pers sebagai salah satu pilar demokrasi diharapkan tidak menggiring rakyat pada tindakan destruktif.

"Di tahun pemilu ini, pers jangan sampai terjebak pada horse race journalism yang fokus pada pemberitaan persaingan antar kandidat. Tetapi lebih penting mengedapankan pokok pikiran dari setiap peserta pemilu dalam mengelola bangsa ini jika mereka diberi kepercayaan oleh rakyat lima tahun ke depan," ujar Ketua KPU Husni Kamil Manik dalam acara Hari Ulang Tahun (HUT) Suara Pembaruan bertajuk 'Untuk Indonesia yang Lebih Baik', Jakarta Pusat, Minggu (23/2).

Dengan demikian, lanjut Husni, sekeras apapun kompetisi antarpeserta pemilu pada tahun 2014 ini tidak berujung pada tindakan-tindakan destruktif. Husni berharap, pada tahun politik ini, pers bisa melahirkan jurnalisme yang damai.

"Pers diharapkan melahirkan jurnalisme damai, jurnalisme positif dan jurnalisme yang lebih mengedepankan makna dan etika," harapnya.

Pers memiliki posisi yang sangat strategis terutama di dalam penyebaran informasi kepada masyarakat luas, melakukan pendidikan publik dan sekaligus menjadi alat kontrol sosial yang sangat ampuh.

Karenanya, kebebasan pers menjadi salah satu tolok ukur kualitas demokrasi di sebuah Negara. "Besarnya pengaruh pers kepada masyarakat menjadi peluang dan sekaligus tantangan bagi pengelola pers. Pers memiliki peluang yang sangat besar dalam menjalankan fungsi sebagai representasi maupun rekonstruksi atas realitas sosial, politik, ekonomi dan budaya bangsa kita yang pluralistik," imbuhnya.

Selain itu, tegas Husni, pers juga dapat menjadi bagian penting dalam upaya mewujudkan penyelenggaraan pemilu yang jujur dan adil dengan cara memberikan peringatan dini terhadap setiap potensi-potensi penyimpangan yang terjadi dalam setiap tahapan penyelenggaraan Pemilu.

"Kerja sama yang harmonis antar pers dengan penyelenggara Pemilu akan mempercepat terwujudnya imajinasi besar kita untuk menjadikan Indonesia sebagai referensi demokrasi yang bermartabat di dunia," tukasnya.

Selain Ketua KPU, hadir pula dalam kesempatan ini, Kabaharkam Komjen Pol Badrodin Haiti, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Ronny F Sompie, Ketua DPR Marzuki Alie, Ketua DPD Irman Gusman, Anggota Dewan Pertimbangan Partai Demokrat, Hayono Isman, Wakil Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Mansyur Kardi, Wakil Partai Gerindra Bondan Winarno, Sekretaris Jenderal Partai Bulan Bintang (PBB), BM Wibowo, Ketua Dewan Pimpinan Provinsi Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Syarafuddin Arsyad, Ketua DPP Partai Hanura, Susaningtyas Kertopati, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan sejumlah Capres Partai Capres seperti Dahlan Iskan, Irman Gusman dan Hayono Us [bal]

Topik berita Terkait:
  1. Pemilu 2014
  2. KPU
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini