KPU akan publikasikan riwayat hidup Caleg DPR

Reporter : Ya'cob Billiocta | Jumat, 7 Juni 2013 16:57
KPU akan publikasikan riwayat hidup Caleg DPR
Anggota KPU. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan mempublikasikan data riwayat hidup para calon anggota legislatif (caleg) DPR. Hal itu dilakukan untuk membantu masyarakat memperoleh informasi seputar calon wakilnya di Parlemen. Riwayat hidup para caleg itu bisa diakses di situs laman KPU.

Cara Irit Pererat Pertemanan dengan Jalan-Jalan"Pengumuman itu akan kami rilis di situs resmi KPU pada saat pengumuman DCS. Kalau tidak terkejar dan memungkinkan, bisa setelahnya," kata Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay di kantornya, Jalan Imam Bonjol Jakarta, Jumat (7/6).

KPU telah mensosialisasikan rencana tersebut kepada partai politik dan para bakal caleg, dengan memberikan lembar persetujuan jika riwayat hidup mereka ditampilkan kepada khalayak.

Hadar mengatakan banyak bacaleg menyatakan setuju jika CV mereka ditampilkan di situs laman www.kpu.go.id, pada saat pengumuman DCS pada 13 Juni. Namun ada juga bacaleg yang tidak bersedia data riwayat hidup mereka ditampilkan.

"Kami sudah memberikan lembar pernyataan yang berisi pilihan setuju atau tidak setuju. Bagi yang tidak memilih maka kami anggap setuju untuk dipublish," ucapnya.

Proses verifikasi dokumen bacaleg DPR telah selesai dan DCS akan disampaikan ke masing-masing parpol pekan depan.

"Semua sudah diverifikasi dan Minggu (9/6) kami rapat pleno. Lalu Senin (10/6) akan kami sampaikan kepada parpol untuk dikoreksi, jika ada kekeliruan pengejaan nama calon," tuturnya.

KPU juga akan meminta masukan kepada masyarakat terkait rekam jejak para caleg sebelum ditetapkan menjadi Daftar Caleg Tetap (DCT).

"DCS yang sudah ditetapkan belum pasti betul sebab masih sementara. Bisa saja dokumen (yang dilampirkan) asli tetapi isinya palsu, pernah dipidana tetapi tidak menyatakannya, atau juga pernah jadi pengurus parpol lain tetapi dicalonkan parpol lain lagi. Oleh karena itu perlu masukan dari masyarakat," jelasnya.

Usulan dan masukan dari masyarakat itu bisa membatalkan calon yang sudah terdaftar di DCS, sehingga parpol dapat mengajukan penggantian bacaleg.

Setelah itu, KPU menetapkan DCT pada 9 sampai 22 Agustus sebelum masa persiapan kampanye caleg yang dimulai 11 Januari 2013.

[cob]

Rekomendasi Pilihan


Komentar Anda



BE SMART, READ MORE