Komposisi Pembagian Pos Menteri & Wamen untuk Parpol & Profesional, Siapa Terbanyak?

Sabtu, 26 Oktober 2019 05:00 Reporter : Desi Aditia Ningrum
Komposisi Pembagian Pos Menteri & Wamen untuk Parpol & Profesional, Siapa Terbanyak? Kabinet Indonesia Maju. ©BPMI

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah rampung mengumumkan nama-nama menteri untuk Kabinet Indonesia Maju. Sebanyak 34 menteri dan 4 pejabat setingkat menteri telah dilantik.

Jokowi juga sudah memilih dan melantik beberapa tokoh untuk menjadi wakil menteri. Menteri dan wakil menteri ini berasal dari kalangan partai politik dan profesional. Berikut komposisi pembagian pos menteri untuk parpol dan profesional:

1 dari 8 halaman

PDIP

PDIP menjadi parpol dengan kader terbanyak yang duduk di kabinet Jokowi-Ma'ruf. Tercatat empat kader PDIP menjadi menteri, satu kader menjadi sekretaris kabinet dan satu kader menjadi wakil menteri. Total ada 6 kader banteng di kabinet.

1. Tjahjo Kumolo sebagai Menteri PAN-RB

2. Yasonna Laoly sebagai Menteri Hukum dan HAM

3. Juliari Batubara sebagai Menteri Sosial

4. Gusti Ayu Bintang Darmavati sebagai Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

5. Pramono Anung sebagai Sekretaris Kabinet

6. John Wempi Wetimpo sebagai Wakil Menteri PUPR.

2 dari 8 halaman

Partai Golkar

Sementara itu, Golkar menjadi parpol kedua terbanyak menempatkan kadernya di kabinet. Tercatat ada tiga kader menjadi menteri dan satu menjadi wakil menteri. Total ada empat kader beringin di kabinet.

1. Airlangga Hartarto sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian

2. Agus Gumiwang Kartasasmita sebagai Menteri Perindustrian

3. Zainuddin Amali sebagai Menteri Pemuda dan Olah Raga

4. Jerry Sambuaga sebagai Wakil Menteri Perdagangan.

3 dari 8 halaman

NasDem

NasDem mendapat jatah tiga pos menteri di kabinet Jokowi-Ma'ruf. Partai besutan Surya Paloh ini tak dapat jatah wakil menteri.

1. Syahrul Yasin Limpo sebagai Menteri Pertanian

2. Siti Nurbaya Bakar sebagai Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan

3. Johnny G. Plate sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika.

4 dari 8 halaman

PKB

Sama dengan NasDem, PKB mendapat jatah tiga pos menteri di kabinet Jokowi-Ma'ruf. Tak ada kursi wakil menteri untuk PKB.

1. Ida Fauziah sebagai Menteri Ketenagakerjaan

2. Abdul Halim Iskandar sebagai Menteri Desa dan PDTT

3. Agus Suparmanto sebagai Menteri Perdagangan.

5 dari 8 halaman

PPP

Selanjutnya ada PPP yang mendapat dua pos di kabinet. Satu untuk posisi menteri dan satu lagi untuk posisi wakil menteri.

1. Suharso Monoarfa sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional

2. Zainut Tauhid Sa'adi sebagai Wakil Menteri Agama.

6 dari 8 halaman

Gerindra

Setelah sebelumnya menjadi oposisi dan lawan Jokowi di Pilpres, Gerindra akhirnya memutuskan bergabung dengan kabinet Jokowi-Ma'ruf. Gerindra pun mendapat jatah dua pos menteri di kabinet.

1. Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan

2. Edhy Prabowo sebagai Menteri Kelautan Perikanan.

7 dari 8 halaman

PSI dan Perindo

Sementara itu, partai gurem yang mendukung Jokowi-Ma'ruf tak mendapat jatah menteri di kabinet Jokowi-Ma'ruf. Namun demikian, dua partai gurem yakni PSI dan Perindo mendapat jatah masing-masing satu pos wakil menteri.

1. Angela Tanoesoedibjo sebagai Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Perindo)

2. Surya Tjandra sebagai Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala BPN (PSI).

8 dari 8 halaman

Profesional

Selain dari parpol, kalangan profesional juga mendapat jatah di kabinet Jokowi-Ma'ruf. Tercatat ada 27 orang yang menempati posisi sebagai menteri/setingkat dan wakil menteri.

1. Mahfud MD sebagai Menko Polhukam

2. Wishnutama sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

3. Tito Karnavian sebagai Menteri Dalam Negeri

4. Erick Thohir sebagai Menteri BUMN

5. Nadiem Makarim sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan

6. Arif Tasrif sebagai Menteri ESDM

7. Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Investasi & BKPM

8. ST Burhanuddin sebagai Jaksa Agung

9. Terawan Agus Putranto sebagai Menteri Kesehatan

10. Pratikno sebagai Sekretaris Negara

11. Budi Karya Sumadi sebagai Menteri Perhubungan

12. Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan

13. Basuki Hadimuljono sebagai Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)

14. Moeldoko sebagai Kepala Staf Kepresidenan

15. Sofyan Djalil sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang

16. Bambang Brodjonegoro sebagai Menteri Riset Teknologi dan Kepala Badan Riset Inovasi Nasional

17. Teten Masduki sebagai Menteri Koperasi dan UKM

18. Luhut Binsar Panjaitan sebagai Menko Kemaritiman dan Investasi

19. Muhadjir Efendi sebagai Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan

20. Retno Marsudi sebagai Menteri Luar Negeri.

21. Mahendra Siregar sebagai Wakil Menteri Luar Negeri

22. Wahyu Sakti Trenggono sebagai Wakil Menteri Pertahanan

23. Suahasil Nazara sebagai Wakil Menteri Keuangan

24. Alue Dohon sebagai Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan

25. Budi Arie Setiadi sebagai Wakil Menteri Desa dan PDTT

26. Kartika Wirjoatmodjo sebagai Wakil Menteri BUMN

27. Budi Gunadi Sadikin sebagai Wakil Menteri BUMN. [dan]

Baca juga:
Membongkar Besaran Gaji Menteri Jokowi, Lebih Kecil dari Anggota DPR?
Nadiem Makarim Dinilai Sosok Tepat Untuk Benahi Pendidikan Indonesia
Jadi Wamendes, Budi Arie Janji Bakal Menginap di Kampung-Kampung
Jadi Wamen ATR/BPN, Surya Tjandra Diminta Berantas Mafia Sertifikat Tanah
Komposisi Pembagian Pos Menteri & Wamen untuk Parpol & Profesional, Siapa Terbanyak?
PAN Nilai Pelantikan Wakil Menteri untuk Akomodir Partai Pendukung Jokowi

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini