Komisi III DPR: 2 Calon Petahana Hakim MK Belum Tentu Lolos Tes

Rabu, 6 Februari 2019 17:31 Reporter : Sania Mashabi
Komisi III DPR: 2 Calon Petahana Hakim MK Belum Tentu Lolos Tes Desmond Junaidi Mahesa. ©dpr.go.id

Merdeka.com - Wakil Ketua Komisi III DPR, Desmond J Mahesa menegaskan, dua calon petahana hakim Mahkamah Konstitusi (MK) belum tentu terpilih lagi dalam uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon hakim tahun 2019. Sebab, kata dia, para calon itu masih perlu diuji kelayakan ulang.

"Saya yakin tidak, kenapa? Seandainya dua-duanya diambil, tidak perlu proper ini kan? Karena dalam konteks peraturan bahwa DPR Komisi III bisa mengambilkan keputusan kalau calon yang sudah pernah diproper lagi," kata Desmond di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (6/2).

"Tapi diumumkan dan kita proper ulang untuk mempertajam persoalan-persoalan," sambungnya.

DPR akan menyeleksi 11 calon Hakim Mahkamah Konstitusi (MK). Dua di antaranya adalah petahana Wahiduddin Adams dan Aswanto.

Mereka berdua akan melakukan fit and proper test. Wahid dijadwalkan pada hari ini (6/2) sedangkan Aswanto Kamis (7/2).

Desmond kemudian menjelaskan mekanisme setelah fit and proper. Kata dia, DPR akan segera mengambil keputusan dan segera mengumumkannya pada hari terakhir fit and proper test pada Kamis (7/2).

"Sebelum berakhir, sebelum pengambilan keputusan tentunya ya kapoksi, pimpinan komisi dan tim ahli akan duduk bersama. Kita minta masukan tim ahli nah selanjutnya maisng-masing fraksi akan menilai," ungkapnya.

Jika dalam pengambilan keputusan ada perbedaan pendapat, tambah Desmond akan dilakukan mekanisme voting. Politikus Partai Gerindra ini menegaskan dalam pengambilan keputusan tidak selamanya harus terbuka. Tetapi bisa saja tertutup.

"Proses demokrasi kan ada yang tertutup atau terbuka. Tidak selalu terbuka. Yang penting pada saat di umumkan itu terbuka," ucapnya. [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini