Komisi I DPR sebut calon dubes usulan pemerintah belum memuaskan

Selasa, 17 September 2013 12:55 Reporter : Randy Ferdi Firdaus
Komisi I DPR sebut calon dubes usulan pemerintah belum memuaskan Gedung DPR. Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Anggota Komisi I DPR, Helmi Fauzy belum 'sreg' dengan nama-nama calon Duta Besar (Dubes) RI di sejumlah negara yang diajukan pemerintah kepada DPR. Menurut dia, nama-nama yang dikirimkan belum menunjukkan rekam jejak karir diplomasi yang baik.

Dia mencontohkan, Komjen (Purn) Ito Sumardi, mantan Kabareskrim Mabes Polri. Sepengetahuan Helmy, Ito belum memiliki pengalaman kerja di bidang atase internasional atau di bagian interpol sekalipun.

"Terus terang saya belum melihat calon dari polisi dan tentara ini punya rekam jejak yang jelas terkait pengalaman dan pemahaman melakukan hubungan internasional," kata Helmy saat dihubungi, Selasa (17/9).

Walau demikian, Helmy mengakui bahwa memang kedua sosok itu adalah pejabat senior di jajarannya masing-masing. "Barang tentu dengan pengalaman luas begitu, mudah-mudahan cukup untuk jadi dubes," kata dia.

Terkait dengan rekam jejak para calon dubes dari jalur non-karir Kementerian Luar Negeri itu, Helmy siap menerima masukan dari masyarakat.

"Justru itulah pentingnya masukan dari masyarakat. Masih ada waktu untuk masukan itu dan kami siap menerimanya," pungkasnya.

Seperti diketahui, nama-nama yang diajukan pemerintah sebagai calon dubes di antaranya, mantan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo (Foke) sebagai calon dubes di Jerman. Suprapto Martosetomo sebagai calon dubes di Afrika Selatan. Sesmenpora Yuli Mumpuni menjadi dubes di Spanyol.

Yusron Ihza Mahendra menjadi Dubes Jepang, Budi Bowoleksono menjadi dubes AS menggantikan Dino Patti Djalal. Selanjutnya, Linggawaty Hakim menjadi calon dubes Swiss, Komjen (Pol) Ito Sumardi jadi dubes di Myanmar, Letjen TNI (Purn) Jhony Lumintang menjadi Dubes Filipina, Yuwono A Putranto ke Norwegia, Raudin Anwar menjadi Dubes Libya, Abdurrahman M.Fachir ke Arab Saudi.

Kemudian, Jose Antonio Morato Tavares direkomendasikan menjadi Dubes New Zealand, Irmawan Emir Wisnandar ke Laos, Sugeng Rahardjo ke China, Burhanuddin ke Sudan, Nurul Qomar ke Brunei Darussalam, Gary Rachman Makmun Jusuf ke Fiji, dan Rahmat Pramono menjadi PTRI Asean.

Diar Nurbiantoro diproyeksikan menjadi dubes di Rumania, Mulya Wirana ke Portugal, Pitono Purnomo ke Kamboja, dan Moenir Ari Soenanda direncanakan ke Peru. [lia]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Calon Dubes
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini