Kisah Pejabat Indonesia Tak Mau Ambil Gaji, Uangnya Disumbangkan ke Rakyat

Rabu, 10 Juli 2019 05:29 Reporter : Desi Aditia Ningrum
Kisah Pejabat Indonesia Tak Mau Ambil Gaji, Uangnya Disumbangkan ke Rakyat Hendrata Thes. Instagram Kick Andy

Merdeka.com - Sederet pejabat Indonesia ini tak pernah mengambil gaji atau penghasilan sepeserpun. Setiap bulan, gaji mereka dialihkan untuk kepentingan sosial. Sikap para elite itu perlu ditiru, karena tak hanya memikirkan diri sendiri tapi juga orang-orang yang lebih membutuhkan.

Bisa dibilang sikap ini sebagai bentuk pengabdian dan cinta kepada masyarakat. Karena jika tidak sekarang, kapan lagi berbuat bak terhadap sesama. Berikut para pejabat Indonesia yang tak mau ambil gajinya:

1 dari 4 halaman

Hendrata Thes

Hendrata Thes, Bupati Kepulauan Syla, Maluku Utara tak pernah mengambil gaji pokok selama menjabat kepala daerah. Hendrata mengalihkan penghasilannya untuk membantu orang-orang yang lebih membutuhkan. Hal ini dilakukan untuk memenuhi janji kampanye saat masih menjadi calon bupati.

Selain itu gaji sang bupati dipakai untuk membangun infrastruktur di wilayah kekuasaannya.

"Gaji bupati sebesar Rp13.140.000 hanya diterima Rp6 juta, sedangkan sisanya Rp7.140.000 diberikan kepada warga yang sangat membutuhkan, kata Kepala Bagian Umum dan Perlengkapan Hj Mardia di Ternate, beberapa waktu lalu.

2 dari 4 halaman

Sandiaga Uno

Saat menjadi wakil gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno tidak mengambil gajinya. Dia menyalurkan pendapatannya itu ke Baznas. Pada Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 109 tahun 2000 tentang Kedudukan Keuangan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, Wakil Gubernur DKI mendapatkan gaji pokok Rp 2,6 juta per bulan dan tunjangan jabatan Rp 4,3 juta per bulan.

Artinya uang sebesar Rp 6,9 juta disumbangkan untuk kepentingan sosial. Sebelum menjadi Wagub, Sandi sempat berjanji bahwa seluruh gajinya akan diberikan kepada yang lebih membutuhkan. Hal itu dilakukan karena tahu sebagian warga DKI Jakarta belum sejahtera.

"Seluruh gaji saya untuk kaum yatim dhuafa dan fakir miskin. Bahkan saat saya berkeliling di Jakarta, masih terdapat warga yang tidak sejahtera," ucap Sandiaga, beberapa waktu lalu.

3 dari 4 halaman

Dahlan Iskan

Salah satu pejabat Indonesia yang tak pernah mengambil gajinya ialah mantan menteri BUMN Dahlan Iskan. Kala menjabat menteri BUMN, Dahlan tak seperak pun mengantongi gajinya. Dia merasa hidupnya sebelum menjadi pejabat negara sudah berkecukupan.

Gaji dua bulan awal sebagai Menteri BUMN dibagikan ke sejumlah lembaga sosial dan anak jalanan. Setelah itu, gaji sebagai menteri dia berikan kepada Ricky Elson sebagai imbalan mengembangkan mobil listrik. Ricky adalah insinyur Indonesia yang bekerja untuk perusahaan ternama Jepang.

"Sudah hampir dua tahun, tapi beberapa bulan sebelumnya gaji itu saya salurkan ke lembaga-lembaga sosial, anak jalanan, pondok pesantren," kata Dahlan Iskan beberapa waktu lalu.

4 dari 4 halaman

Jokowi

Mungkin sebagian masyarakat belum tahu jika Jokowi pernah menyumbangkan gajinya untuk kepentingan sosial. Hal itu dilakukan saat Jokowi menjadi wali kota Solo. Seluruh gajinya diberikan untuk keperluan warga Solo yang kurang mampu. Salah satunya keperluan sembako.

"Gajinya tidak pernah dia yang ambil, namun sekertaris pribadinya, secara administratif Jokowi memang menandatangani penerimaan gaji, namun selalu diberikan untuk kepentingan sosial," jelas Sekertaris Daerah Kota Solo Boeddy Soeharto, beberapa waktu lalu.

[has]
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini