Hot Issue

Kisah Cagub Mulyadi: Kembalikan Dukungan PDIP, Unggul di Survei, Jadi Tersangka

Sabtu, 5 Desember 2020 19:32 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Kisah Cagub Mulyadi: Kembalikan Dukungan PDIP, Unggul di Survei, Jadi Tersangka Anggota Komisi III DPR Mulyadi. Istimewa

Merdeka.com - Cagub Sumatera Barat Pilkada 2020, Mulyadi ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana pemilu jelang 4 hari pelaksanaan Pilkada pada 9 Desember. Pelanggarannya terkait kampanye diluar jadwal yang sudah ditetapkan.

Ketua DPD Demokrat Sumbar itu merupakan tokoh pertama yang mendeklarasikan diri menjadi cagub Sumbar 2020 sekitar November tahun lalu. Dia pun berpasangan dengan kader Partai Amanat Nasional (PAN), Ali Mukhni sebagai cawagub.

Ribuan milenial Sumatera Barat (Sumbar) yang tergabung dalam Dunsanak Mulyadi-Ali Mukhni juga telah mendeklarasikan dukungan untuk keduanya. Dukungan ini membuktikan pemuda Minang menginginkan perubahan untuk Sumatera Barat.

Keduanya telah mendaftarkan kepesertaan mereka dalam Pilkada Serentak 2020. Meski hanya diusung Partai Demokrat dan PAN, mereka optimistis memenangi pilkada yang digelar 9 Desember 2020 mendatang.

"Total Demokrat dan PAN memiliki 20 kursi di DPRD Sumbar dan itu sudah melebihi syarat minimal," kata Mulyadi saat mendaftar ke KPU Sumbar di Padang, Senin (7/9).

Dukungan Parpol

Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meminta seluruh kader Demokrat memenangkan pasangan Mulyadi-Ali Mukhni. Dia mengatakan, kemenangan di Sumbar akan meningkatkan nilai elektoral Partai Demokrat secara nasional.

Menurutnya, Sumbar merupakan episentrum politik nasional dan memiliki daya tarik tersendiri bagi pengurus partai nasional memenangkan calonnya dalam Pilkada Sumbar.

"Saya meminta seluruh kader partai di Sumbar bergerak untuk memenangkan Mulyadi-Ali Mukhni di Pilkada Sumbar," kata AHY.

Senada dengan AHY, Ketum PAN, Zulkifli Hasan meminta semua kader dan mesin PAN di Sumatera Barat bersungguh-sungguh memenangkan Mulyadi-Ali Mukhni.

Zulhas menyebut, PAN yang berkoalisi dengan Demokrat pada pertarungan politik di 9 Desember untuk Pilkada serentak harus solid. Dia ingin duet PAN dan Demokrat mendapat kesempatan memimpin Sumbar lima tahun ke depan.

Baca Selanjutnya: Berseteru dengan PDIP...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini