Kinerja politisi dan parpol jauh dari harapan karena sibuk Pilkada

Kamis, 14 September 2017 16:18 Reporter : Hari Ariyanti
Kampanye Golkar. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Dalam rilis Badan Pusat Statistik (BPS) RI terkait Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) 2016, turunnya poin IDI salah satunya dipengaruhi menurunnya poin dari aspek lembaga-lembaga demokrasi. Penurunan ini sebesar 4,82 poin atau dari 66,87 persen pada 2015 menjadi 62,05 pada 2016.

Lembaga demokrasi termasuk parpol dan DPR maupun DPRD. Penyebab menurunnya kinerja atau poin dalam parpol maupun lembaga legislatif ini, menurut Deputi Bidang Koordinasi Politik Dalam Negeri, Kemenko Polhukam, Andrie TU Sutarno ialah kegiatan Pilkada serentak di beberapa daerah di 2016.

"Kemungkinan kenapa kaderisasi dari parpol dan kinerja dari DPR tidak seperti yang diharapkan dan nilainya turun, kemungkinan karena ada kegiatan Pilkada. Mereka sibuk dengan mempersiapkan Pilkada serentak," jelasnya saat konferensi pers di Kantor BPS RI, Pasar Baru, Jakarta Pusat, Kamis (14/9).

Persiapan menghadapi Pilkada serentak, menurutnya, menyita perhatian para politisi. Menjelang Pemilu 2019 nanti, para politisi juga harus diingatkan kembali akan hal ini sehingga tidak mengabaikan kewajibannya.

"2019 Ada lagi Pemilu. Tahun 2016 penilaiannya rendah karena mereka-mereka ini sibuk dengan persiapan-persiapan menghadapi Pilkada," jelasnya.

Pemilu legislatif 2019 juga dipastikan akan menyita waktu para politisi, termasuk 2018 mendatang akan ada beberapa daerah yang akan melaksanakan Pilkada serentak. "Kita harus ingatkan mereka kembali karena 2018 ada beberapa kabupaten/kota dan provinsi yang akan melaksanakan Pilkada serentak," jelas Andrie.

Selain itu, tahun depan suhu politik secara nasional akan mulai menghangat menjelang Pilpres 2019. [rnd]

Topik berita Terkait:
  1. Partai Politik
  2. BPS
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.