KIB Dapat Suara Tertinggi dari Pengguna Medsos, Kalahkan PDIP dan Gerindra-PKB

Rabu, 6 Juli 2022 16:12 Reporter : Alma Fikhasari
KIB Dapat Suara Tertinggi dari Pengguna Medsos, Kalahkan PDIP dan Gerindra-PKB Airlangga, Zukifli Hasan dan Suharso Monoarfa Gelar Pertemuan. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - LSI Denny JA menemukan tiga kantong besar yang akan diperebutkan oleh para capres-cawapres dari tiga poros utama pilpres 2024. Tiga poros tersebut yakni poros PDIP, poros KIB dan poros sisa dunia.

Direktur CPA LSI Denny JA, Ade Mulyana menjelaskan ketiga kantong besar suara tersebut adalah kantong suara komunitas digital, kantong suara pemilih wong cilik dan kantong suara pemilih Islam.

"Ketiga kantong suara besar itu karena total segmennya berjumlah di atas 50 persen populasi pemilih. Mereka yang akan menentukan pemenang pilpres 2024 nanti," kata Ade saat konferensi pers, di Jakarta, Rabu (6/7).

Dari kantong politik digital, poros KIB terlihat unggul dibanding poros PDIP, maupun poros Gerindra-PKB. Tercatat, dari pemilih yang menggunakan Facebook, dukungan pemilih di partai-partai poros KIB sebesar 23.2 persen. Sementara dukungan terhadap poros PDIP sebesar 12.6 persen.

"Mengapa poros KIB lebih unggul dalam politik digital? Karena pemilih KIB, lebih banyak tinggal di perkotaan, dari segmen pendidikan dan pendapatan tinggi, dan umumnya aktif," paparnya.

Sementara itu, KIB juga terlihat unggul pada pemilih yang menggunakan Whatsapp, yang mana tercatat dukungan terhadap poros KIB sebesar 20.7 persen dan dukungan terhadap poros PDIP sebesar 13.8 persen.

Namun, pada kantong besar wong cilik, poros PDIP mampu unggul dari poros KIB. Tercatat PDIP mendapatkan 24.9 persen, sementara KIB 17.2 persen.

Ade menjelaskan, PDIP bisa unggul atas KIB pada kantong wong cilik karena citra PDIP sebagai partai wong cilik (orang kecil) sudah terbangun sejak lama.

"Branding PDIP sebagai Partai Wong Cilik sudah mengakar lama dan Megawati ibunya wong cilik" ungkapnya.

2 dari 2 halaman

Untuk kantong pemilih besar agama islam, PDIP mendapat suara tertinggi sebanyak 18,7 persen. Sementara KIB mendapat 17,3 persen.

Namun, Ade mengatakan dukungan Pemilih terhadap dua poros tersebut dapat berubah tergantung pada tokoh capres dan cawapres yang diusung di Pilpres 2024.

"Masih dapat berubah tergantung pada akhirnya pada Tokoh Capres dan Cawapres masing-masing dari poros itu," imbuhnya.

Baca juga:
Saling Sindir Demokrat-PPP saat Debat soal RKUHP sampai Bawa-Bawa KIB
PKS Berencana Bertemu NasDem Lagi: Semoga Taaruf Kita Makin Kuat
Belum Ada Final Koalisi, PKS Juga Komunikasi dengan Golkar
Ketua Fraksi PDIP: Puan Punya Kalkulasi Soal Kerjasama Politik Pemilu 2024
PKS Jawab Peluang Gabung KIB: Masih Sangat Terbuka

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini